Dua Final Kepagian di Perempat Final Piala Asia 2024

  • Oleh Feri Irawan, Warga Bireuen, Penggemar Sepak Bola

KABARDAILY.COM |  OPINI –  Usai sukses menggelar babak 16 besar, delapan tim nasional terbaik akan kembali melanjutkan perjuangan mereka di babak perempat final Piala Asia 2024.

Delapan negara tersebut antara lain Tajikistan, Australia, Korsel, Qatar, Uzbekistan, Jordania, Jepang, dan Iran yang akan kembali bertanding untuk lolos ke putaran semi final.

Namun final ideal di Piala Asia sudah mesti terjadi di babak perempat final.

Dua big match akan tersaji pada babak perempat final Piala Asia 2024 antara Australia versus Korsel di Stadion Al Janoub, Al-Wakrah, Jumat (2/2) mendatang.

Tentunya pertemuan keduanya menjadi nostagia dan ulangan partai final Piala Asia 2015 saat Australia menjadi tuan rumah. Saat itu, Australia menjadi juara Piala Asia untuk pertama kalinya, setelah mengalahkan Korea Selatan dengan skor 2-1, di Australia Stadium, Sydney. James Troisi menjadi pahlawan The Socceroos, julukan Australia, setelah mencetak gol di menit ke-105. Pertandingan ini juga akan menjadi misi ‘balas dendam’ bagi Son Heung-min dkk untuk membalas kekalahan mereka di final Piala Asia 2015 tersebut

Korsel memiliki kans lebih besar karena tercatat mampu memenangkan pertemuan terakhir melawan Australia saat pertandingan friendly match di tahun 2019, dengan skor tipis 1-0.
Total pertemuan Korsel dan Australia adalah 8 kali, dengan head to head dimenangkan oleh Korsel. Korsel menang 3 kali, Australia menang 2 kali, dan keduanya imbang sebanyak 3 kali. Tentunya, Klinsmann akan menggunakan taktik serta strategi khusus untuk mengalahkan pasukan Graham Arnold. Pastinya laga ini akan berjalan seru dan kedua tim saling ‘adu mekanik’ dalam penyerangan dan pertahanan.

Sementara itu, tim favorit juara Piala Asia 2024, Jepang, negara tersukses menjuarai Piala Asia sebanyak empat kali (1992, 2000, 2004, 2011) akan kontra Iran, juara Piala Asia tiga kali edisi 1968, 1972, dan 1976. Iran yang mengalahkan Syria dengan susah payah (adu penalti 5-3) tentu sedikit terganggu dengan absennya striker M. Taremi yang dikartu merahkan saat melawan Syria di babak.16 besar.

Keempat tim tersebut dipercaya menjadi kandidat juara Piala Asia tahun ini. Namun, dengan dipertemukannya mereka sejak babak perempat final, bisa dipastikan hanya dua dari keempat tim tersebut yang berpeluang bersua di semifinal atau final.

Final Kepagian! Itulah kalimat yang pantas untuk disebutkan untuk kedua laga di atas. Pastinya akan menjadi babak perempat final yang seru karena mempertemukan empat kandidat juara piala Asia 2024.

Betapa tidak, Jepang, Korsel, Iran, dan Australia, merupakan negara yang sangat diunggulkan untuk meraih trofi Piala Asia tahun ini, harus bertanding terlalu dini di Perempat final demi meraih selembar tiket ke Semifinal. Seperti yang kita ketahui bahwa keempatnya adalah pernah meraih piala Asia, dengan Jepang meraih 4 gelar juara dan 1 runner-up, Iran sebanyak 3 kali, Korsel sebanyak 2 kali dan 4 runner-up, serta Australia membuntuti di belakangnya berkat raihan 1 gelar dan satu gelar runner-up. Sulit tentunya memprediksi siapa yang akan menjadi pemenang

Sementara itu, dua pertandingan lain mempertemukan Juara bertahan Piala Asia edisi sebelumnya (2019, Qatar melawan Uzbekistan dan Jordania menghadapi debutan Asia tengah, Tajikistan. Bagi Singa Persia-julukan Tajikistan- ini menjadi ajang pembuktian kepantasan mereka melaju hingga babak perempat final.

Pastinya keempat pelatih negara tersebut akan sulit tidur nyenyak karena memikirkan bagaimana menyusun tim yang tangguh untuk menghadapi lawan-lawannya

Walaupun begitu, berkaca pada hasil rekam jejak pemain, rasanya Jepang dan Korsel memiliki pemain yang lebih matang untuk memenangkan pertandingan.

Dua laga perempat final jelas sangat menarik untuk disaksikan, sambil menemani Anda minum kopi ala kadar.