FSN Aceh Kutuk Keras Oknum Pengajar dan Pimpinan Pesantren Pelaku Pelecehan Seksual

SANTERDAILY.COM | BANDA ACEH--Forum Santri Nasional Aceh (FSN Aceh) mengutuk keras perlakuan oknum pengajar dan pimpinan di pesantren AN, Lhokseumawe yang melakukan pelecehan seksual bagi beberapa santrinya.

Ketua FSN Aceh, Tgk Faisal SPdI MA kepada santerdaily.com Jumat (12/7/2019) mengatakan ini adalah tindakan biadab, kita mengutuk keras pelakunya, aparat mesti menindak tegas, sesuai dengan hukum yang berlaku, karena kejadian seperti ini dapat menggangu psikologi santri.

Selanjutnya Tgk Faisal berharap agar masyarakat tidak pukul rata dan menganggap semua pimpinan pesantren dan guru dayah demikian perlakuannya.

“Tentu saja tidak boleh dipukul sama rata”, kita tentu pernah menjumpai pejabat yang melakukan tindakan asusila, korup, tapi kita kan menyebutnya “oknum”. Misalnya juga dosen berbuat tidak senonoh dengan mahasiswinya, kita juga menyebut oknum, begitu pula polisi, TNI dan lain-lain. Kita semua menyebutnya oknum. Ini juga, peristiwa ini juga demikian, ini hanya oknum beberapa orang teungku atau ustadz. Jadi, tidak boleh memukul rata,” imbaunya.

“Kami harap masyarakat tidak perlu khawatir memasukkan anak ke Pesantren atau Dayah yang lainnya,” lanjutnya.

Disamping itu, beliau juga mengajurkan kepada para wali murid atau orangtua santri agar selektif dalam memilih Pesantren/Dayah untuk anak-anaknya.

“Di sinilah dituntut agar orang tua lebih selektif memilih dan memilah dayah/pesantren untuk anaknya, sebagai orang tua sudah pasti kita bukan cuma menitip saja anak di Dayah/Pesantren tapi juga mengharapkan mereka menjadi generasi terbaik kedepannya, baik di keluarga, nusa dan bangsa,” tutup Tgk Faisal.[]