Sambut HUT PGRI Ke-73, Gugus Pagar Air Gelar Lomba Guru Mengajar

SANTERDAILY.COM | ACEH BESAR— Menyambut HUT PGRI Ke -73, Gugus SD Pagar Air menggelar lomba guru mengajar dengan menggunakan media IT.

Lomba ini diikuti oleh perwakilan guru pada masing-masing sekolah di bawah naungan Gugus SD Pagar Air.

Menurut Ketua Panitia, Sri Utami SPd, perlombaan ini diselenggarakan mulai 15-17 November 2018 dengan dewan juri berasal dari pengawas sekolah kabupaten Aceh Besar.

“Setiap peserta lomba mengajar di sekolahnya masing-masing,” ujar Sri Utami.

Pengumuman pemenang dan pembagian hadiah berupa tropi dan uang saku dilaksanakan pada sabtu (24/11/2018) di aula Gugus SD Pagar Air sekaligus diadakannya pemilihan ketua KKG beserta strukturnya untuk periode 2018-2022.

Berdasarkan hasil seleksi tim dewan juri, untuk kategori Guru Kelas juara pertama diraih oleh Razidna, S. Pd (SDIT Al-Fityan) disusul oleh Cut Leni Marlina, S. Pd (SDN 1 Pagar Air) dan juara ketiga diraih oleh Mustafa, S. Pd (SDN 2 Pagar Air).

Untuk kategori Guru PAI, juara pertama diraih oleh Qurratu Ain, S. Pd. I (SDN 1 Pagar Air) Juara kedua dipegang oleh Mauliana (SDIT Al-Fityan) dan juara tiga diraih oleh Mahri Raiyana, S. Pd. I (SDN 2 Pagar Air)

Ketua Gugus SD Pagar Air, Indra Zahari, SPd M Pd diselakegiatan menyampaikan ini merupakan kegiatan perdana, selanjutnya insyaAllah akan rutin dilaksanakan tiap tahun dan akan ditambahkan dengan cabang-cabang perlombaan yang lain.

Indra berharap dengan adanya lomba ini membuka wawasan dan paradigma guru Gugus SD Pagar Air dan guru-guru yang lain untuk menyamakan persepesi bahwa betapa pentingnya menggunakan media pembelajaran dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM).

“Perlombaan ini juga bertujuan agar guru lebih termotivasi untuk menjadi lebih baik dan diharapkan terus memperbaiki diri ke depannya,” ujarnya.

“Hari guru ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah terhadap para guru yang selama ini berjuang bagi pendidikan anak bangsa. Meskipun sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, tapi para pemerintah telah memberikan penghargaan itu melalui diberikannya hari spesial bagi para guru,” pungkasnya.