Pantai Cemara Lingka Kuta Dipadati Pengunjung

Bireuen,kabardaily.com – Kabupaten Bireuen tidak hanya menawarkan Batee Iliek, Krueng Simpo, atau Pantai Jangka sebagai lokasi kunjungan wisata. Pantai Cemara yang berada di Gampong Lingka Kuta Kecamatan Gandapura, sejak beberapa tahun terakhir, menjadi lokasi wisata baru, yang dipadati pengunjung. Baik saat hari libur biasa, maupun saat Hari Raya Idul Fitri seperti sekarang.

Berdasarkan amatan media ini, Selasa sore (25/3/2024) di lokasi, diperkirakan seribuan orang jumlahnya, sedang menikmati suasana adem dan semilir angin di bawah pohon cemara yang tumbuh gagah di pinggir pantai Lingka Kuta.

Pantai Cemara menawarkan suasana asri pohon cemara sebagai daya tariknya, selain pantainya yang juga indah. Ditengah suasana gelombang panas akhir-akhir ini, Pantai Cemara dipilih oleh warga sebagai tempat yang meneduhkan.

Khatijah, warga Sawang, yang ditemui media ini, menyatakan sangat senang datang ke Pantai Cemara.

“Kami sejak jauh hari, merencanakan Lebaran mau kemari” ia menyebutkan datang bersama rombongan keluarga besar.

FB IMG 1682499765015

Farid Wajdi, Pengurus BUMG Lingka Kuta, menyebutkan bahwa pengembangan Pantai Cemara ini dimulai saat Surya Darma mulai menjabat sebagai Keuchik. Pada awalnya fokus menggunakan Dana Desa, untuk pengembangan Desa Wisata. Tapi sejak Covid 19, fokus Dana Desa ke Covid, sehingga dicari alternatif dana lain. Termasuk APBN, yang dialokasikan melalui Kementerian Desa PDTT.

“Ini merupakan unit usaha BUMG. Mudah-mudahan terus berkembang. Kami ingin seperti Ponggok di Klaten” kata Farid, optimis.

Ia berharap perhatian semua pihak untuk membantu, agar impian ini tercapai. Kepada warga Bireuen dan Kabupaten tetangga, ia mengajak untuk mengunjungi Pantai Cemara.

“Kami siap melayani Bapak dan Ibu” sebutnya lebih lanjut.

Pantai Lingka Kuta sejak lama sudah menjadi lokasi wisata, namun dulunya hanya dikunjungi warga lokal, pada Minggu pagi. Pasca tsunami, dilakukan penanaman pohon cemara dan kian tumbuh, menjadi lebih indah. Setelah dikembangkan pada beberapa tahun terakhir, dinamai Pantai Cemara, ditata lebih baik, sampai ramai dikunjungi seperti sekarang ini. (Mukhlis Aminullah)