KABARDAILY.COM,BANDA ACEH – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) kembali mempercayakan Dr. Kismullah, S.Pd., M.App.Ling. untuk memimpin UPT Bahasa USK pada periode kedua 2026 – 2031. Penunjukan tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Rektor yang diserahkan secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Keuangan, Dr. Fairuzzabadi, S.E, M.Sc, dalam acara penyerahan SK kepada para pejabat baru di lingkungan USK.
Penyerahan SK dilakukan secara serentak kepada para pimpinan Unit Pelaksana Teknis (UPT), unit, pusat/center, kepala subdirektorat, kepala bagian, serta sekretaris di lingkungan Kantor Kemitraan Global, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM).
Dalam sambutannya, Fairuzzabadi yang mewakili Rektor USK menegaskan bahwa jabatan yang diberikan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
“Jabatan yang dipercayakan ini bukan semata-mata prestise pribadi. Amanah ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab untuk mendukung visi dan misi universitas. Posisikan diri sebagai pelayan yang memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan institusi, bukan untuk dilayani,” ujarnya.
Kismullah pertama kali menjabat sebagai Kepala UPT Bahasa USK pada Agustus 2023. Sebelumnya, ia mengemban tugas sebagai Koordinator Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) USK, selama periode 2021–2023.
Selama memimpin UPT Bahasa, Kismullah melakukan berbagai inovasi dan pengembangan program. Selain menjalankan layanan rutin berupa pelatihan bahasa, tes kemampuan bahasa, penerjemahan, dan proofreading, UPT Bahasa juga meluncurkan sejumlah program baru yang ditujukan untuk meningkatkan kompetensi bahasa dan daya saing lulusan.
Beberapa program yang dikembangkan antara lain USK English Access, Pemetaan Kompetensi Bahasa Inggris, English Camp, Mandarin Camp, penguatan Program Intensif Bahasa Inggris (IEC) bagi dosen, serta Japanese Bootcamp yang dirancang untuk mempersiapkan lulusan memasuki dunia kerja dan berkarier di Jepang.
Di bidang kemitraan, UPT Bahasa juga memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai lembaga nasional dan internasional, seperti British Council Indonesia, Clarity English, PT Natuna, Baitul Mal Aceh, serta sejumlah perguruan tinggi dan lembaga pendidikan di Aceh dan luar daerah.
Menanggapi kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya, Kismullah menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat peran UPT Bahasa dalam mendukung agenda strategis universitas, khususnya peningkatan kualitas lulusan dan internasionalisasi kampus.
“Bapak Rektor memberikan arahan agar UPT Bahasa mengambil peran yang lebih strategis dalam mendukung pencapaian indikator kinerja utama universitas, terutama pada aspek akademik dan internasionalisasi. Karena itu, kami akan terus memperkuat program-program yang mampu meningkatkan kompetensi bahasa, memperluas jejaring internasional, serta mendukung lahirnya lulusan USK yang kompetitif di tingkat global,” kata Kismullah.
Ia menambahkan bahwa pada periode kedua kepemimpinannya, UPT Bahasa akan fokus pada penguatan layanan berbasis teknologi, perluasan kerja sama internasional, serta pengembangan program yang dapat memberikan dampak langsung bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa UPT Bahasa tidak hanya menjadi pusat layanan bahasa, tetapi juga menjadi salah satu instrumen strategis universitas dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.




















