“Kita sekarang sedang menjalankan program Sistem Pendidikan Terpadu (SPT) yang melahirkan pendidikan karakter. Pendidikan karakter sudah berjalan dan SPT belum sepenuhnya berlangsung dengan baik, ini tantangan bagi kita semua, “tambahnya.
“Baru-baru ini juga Satpol PP kerjasama dengan Disdikbud Aceh Besar melakukan razia terhadap siswa yang bolos, kedapatan siswa banyak merokok dan berada di warung kopi pada saat waktu sekolah. Bapak ibu harus mengepankan kedisiplinan dan harus dimulai dari kepala sekolah, guru dan juga siswa untuk bisa menanggulangi hal tersebut berulang, “tandas Mawardi.
“Kami baru pulang dari Korea, di sana usaha kesehatan sekolah (UKS)nya bagus, namun kita bukan Korea. Tapi hal bagus tersebut harus kita adopsi untuk kita terapkan pada sekolah-sekolah di Aceh Besar, “harapnya.
“Aceh Besar akan bagus bila pendidikan anak-anak kita di sekolah sekarang bagus, namun Aceh Besar akan hancur bila pendidikan anak-anak kita tidak bagus. Mari sama-sama kita wujudkan pendidikan Aceh Besar yang bermartabat dalam bingkai syariat Islam, “tutupnya.



















