SANTERDAILY.COM | ACEH BESAR Sistem Pendidikan Terpadu (SPT) menjawab tantangan generasi Aceh besar 10-20 tahun yang akan datang, demikian penyampaian plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Besar, Fata Muhammad, S. PdI. MM saat membuka acara sosialisasi SPT kepada wali murid di SDN Lampeunurut pada sabtu (18/08/2018).
Kepala SDN Lampeunurut, Dinasrullah, S.Pd, mengatakan kegiatan sosialisasi SPT yang dilaksanakan oleh sekolah dengan wali murid ini bertujuan memberikan pemahaman, menyamakan persepsi, dan menyaring masukan untuk pelaksanaan yang lebih baik dan tepat sasaran.

“Jumlah peserta yang hadir sebanyak 120 orang dan sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut dari awal hingga berakhir menjelang shalat dhuhur, “ucap Dinasrullah.
Sementara itu DR. Silahuddin, MA dari Majelis Pendidikan Aceh Besar menyampaikan bahwa selama ini game online telah mendegradasi nilai-nilai budaya Aceh, sehingga perlu dikembalikan lagi dengan permainan tradisional melalui program sistem pendidikan terpadu.
Dalam kesempatan itu juga Ketua Komite SDN Lampeunurut, Ir. H. Haziman, MM mengharapkan mudah- mudahan SPT dapat dilaksanakan di seluruh Aceh besar, supaya dengan diterapkannya program SPT ini dapat membentengi generasi muda dari pengaruh negatif di era milenials ini.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Aceh Besar, Drs. Imran, Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Aceh Besar, Agus Jumaidi, M. Pd. dan pengawas sekolah, Nurhayati, S.Pd, M.Pd




















