30.4 C
Banda Aceh
BerandaPeristiwaDaerahBupati Aceh Timur Bertekad Bangun PAUD Untuk Seluruh Desa

Bupati Aceh Timur Bertekad Bangun PAUD Untuk Seluruh Desa

SANTERDAILY.COM |ACEH TIMUR—Peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) ke-53 yang diwarnai dengan pameran dan aneka lomba dengan tema ” Tema “Mengembangkan Keterampilan Literasi yang Berbudaya” resmi dibuka pada Sabtu (15/12/2018) di Lapangan Titi Baro, Idi Aceh Timur.

Pembukaan diawali dengan defile kontingen dari 20 kabupaten/kota minus Aceh Jaya, Aceh Barat, dan Simeuleu, juga dengan suguhan tarian massal dan penampilan tarian dari anggota Polisi.

Bupati Aceh Timur, Hasballah M Thaib selaku panitia mengatakan pelaksanaan HAI bertujuan untuk memotivasi dan membangkitkan semangat belajar masyarakat, khususnya warga belajar masyarakat dan juga para pemimpin di daerah dalam menyukseskan gerakan nasional percepatan pemberantasan buta aksara.

Lebih lanjut Hasballah menambahkan data BPS serta pusat data kemendikbud, penduduk Indonesia sudah berhasil di ber aksarakan mencapai 97, 93 %, tinggal 2,07 % (3.387.035) jiwa yang belum melek aksara.

“Sasaran kegiatan tahun ini untuk meningkatnya citra dan akuntabiltas program pendidikan keaksaraan dalam rangka peningkatan keaksaraan penduduk dan tersebarnya informasi tentang kinerja pelaksanaan program pemberantasan tuna aksara,” tandasnya.

Bupati Hasballah menambahkan bertekad membangun PAUD di seluruh desa di Aceh Timur sejumlah 513 buah, sehingga program melek aksara dapat segera terwujud, walaupun di Aceh Timur mempunyai kawasan yang luas dan banyak yang terpencil.

Sementara itu Plt Gubernur yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin MPd dalam sambutan terulis mengatakan Pemerintah Aceh melalui program aceh carong tidak hanya bertekad memberantas buta aksara di daerah kita tapi juga ingin menjadikan generasi muda Aceh sebagai anak cerdas yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Utk mewujudkan impian itu, beberapa program telah disiapkan oleh pemerintah Aceh, di antaranya :

1. Penguatan ketrampilan bagi generasi muda melalui pendidikan vokasional, baik formal maupun non formal

2. Penyediaan fasilitas pendidikan dan pemberian bagi peserta didik.

3. Pemerataan rasio dan kompetensi guru untuk semua bidang studi.

4. Penyediaan bantuan pendidikan bagi anak yatim dan anak miskin mulai dari Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi.

5. Pengiriman putra putri terbaik Aceh untuk belajar di universitas bergengsi di dunia.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

31,112FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Related News

Indonesia
6,050,958
Total confirmed cases
Updated on May 17, 2022 16:36
Indonesia
156,464
Total deaths
Updated on May 17, 2022 16:36
Indonesia
4,697
Total active cases
Updated on May 17, 2022 16:36