BANDA ACEH,KABARDAILY.COM – Diskusi hilirisasi pengolahan barang mentah menjadi barang jadi di negeri sendiri menjadi bahan perbincangan menarik dalam diskusi yang digelar Perisai Prabowo, Gerak 08 dan Shohib Gibran di Lungbata, Banda Aceh, Kamis (1/2/2024) malam.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Perisai Prabowo Aceh Saddam Husein mengatakan hilirisasi kembali menjadi pembicaraan hangat dan mencuat usai diungkapkan kembali oleh calon wakil presiden 02 Gibran Rakabuming Raka pada sesi debat ke-4, yang dapat mengeluarkan Indonesia dari midle income trap.
“Dengan hilirisasi kita akan mampu mendapatkan nilai tambah di dalam negeri khususnya di Aceh dengan penemuan sumber daya alam bari baru ini,” ungkapnya yang kerap disapa Amru.
Ia menjelaskan hilirisasi atau pengolahan bahan mentah menjadi bahan jadi merupakan hal yang sangat positif bagi daerah yang memiliki sumber daya alam melimpah. Selama ini, Indonesia terkenal dengan pemasok bahan mentah bagi Negara negara yang membutuhkan bahan pokok untuk Industri.
“Untuk itu, kita bersama Gerak 08 dan Shohib Gibran Aceh ini menggelar diskusi terkait manfaat dan tantangan Penerapan Hilirisasi di Aceh. Sebagai wilayah yang kaya akan sumberdaya alam mineral sepertinya hilirisasi memang sudah saatnya diterapkan secara serius, hal ini menyangkut dengan pemanfaatan kekayaan bumi Aceh yang sama-sama kita ketahui sangat melimpah. Di tahun 2023 yang lalu, beberapa titik potensial untuk pertambangan di Aceh telah di temukan, dan bila ini dimanfaatkan hanya sebatas menjual bahan mentah, saya pikir tidak akan memberikan pengaruh yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi Masyarakat Aceh,” menurut Amru selaku fasilitator dalam diskusi itu.
Ia meyakinkan bahwa hilirisasi di Aceh juga tentunya akan menyerap lapangan kerja bagi sebagian besar masyarakat usia produktif di Aceh, dengan ketersediaan lapangan pekerjaan maka otomatis perputaran ekonomi akan lancar.
” Bicara hilirisasi tentunya tidak hanya hasil tambang saja, harapannya hilirisasi dapat di terapkan juga pada sektor-sektor lain seperti pertanian dan perikanan sehingga kesejahteraan yang merata akan dapat dirasakan oleh semuanya,” imbuhnya.




















