Siswa SMA Sukma Bangsa Pidie Raih Juara 1 Lomba Video Pendek Pariwara Antikorupsi 2026

KABARDAILY.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMA Sukma Bangsa Pidie. Empat siswa sekolah tersebut berhasil meraih Juara 1 Kategori Pelajar dalam Lomba Video Pendek Pariwara Antikorupsi Kabupaten Pidie 2026 yang diselenggarakan oleh Inspektorat Kabupaten Pidie dalam rangka mendukung gerakan Tapuga Pidie Bebas Korupsi dan Tulak Beuramphak.

Tim SMA Sukma Bangsa Pidie yang terdiri atas Cut Putroe Azizi, Lizia Naura, Naufal Aruli, dan Riziq Dhiaulhaq Dinur berhasil mengungguli puluhan peserta lainnya melalui karya video kreatif yang mengangkat pentingnya integritas, kejujuran, dan penolakan terhadap praktik korupsi dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam video berjudul “Dari Sebuah Kesempatan”, tim Sukma Bangsa mengisahkan seorang siswi yang dipercaya menjadi bendahara kelas. Ketika keinginannya membeli jam tangan tidak terpenuhi, ia tergoda menggunakan sebagian uang field trip yang dikelolanya. Kebiasaan tersebut terus berulang hingga berita tentang ayahnya yang terjerat kasus korupsi membuatnya tersadar bahwa tindakannya juga merupakan bentuk korupsi. Film pendek ini menyampaikan pesan bahwa korupsi sering kali berawal dari kesempatan kecil dan pembenaran terhadap tindakan yang salah.

Kompetisi tersebut diikuti oleh 27 peserta pada kategori mahasiswa dan pelajar. Setelah melalui proses penilaian dewan juri, karya tim SMA Sukma Bangsa Pidie dinilai mampu menyampaikan pesan antikorupsi secara efektif, kreatif, dan relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.

Atas prestasi Juara 1 tersebut, tim pemenang berhak memperoleh hadiah uang pembinaan sebesar Rp7,5 juta, trofi, dan sertifikat.

Kepala SMA Sukma Bangsa Pidie, Sugeng Handayani, menyampaikan apresiasi atas capaian para siswa. Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan bahwa peserta didik tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang menyuarakan nilai-nilai kejujuran dan integritas kepada masyarakat.

“Prestasi ini merupakan hasil dari kreativitas, kerja sama, dan komitmen para siswa dalam menyampaikan pesan yang sangat penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Kami berharap pencapaian ini dapat menginspirasi siswa lainnya untuk terus berkarya, berprestasi, serta menjadi generasi yang menjunjung tinggi nilai kejujuran dan integritas,” ujar Sugeng.

Sementara itu, perwakilan tim pemenang mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Mereka berharap video yang dibuat tidak hanya menjadi karya kompetisi, tetapi juga mampu mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menolak segala bentuk korupsi dan menjunjung tinggi nilai kejujuran.

“Melalui video ini kami ingin menunjukkan bahwa pencegahan korupsi dapat dimulai dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari, seperti bersikap jujur, bertanggung jawab, dan berani mengatakan tidak terhadap kecurangan,” ujar Zizi, salah seorang anggota tim.

Keberhasilan ini menambah deretan prestasi siswa SMA Sukma Bangsa Pidie sekaligus mempertegas komitmen sekolah dalam membentuk lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter, berintegritas, dan peduli terhadap kehidupan bermasyarakat.

Prestasi tersebut juga sejalan dengan budaya sekolah yang selama ini dikembangkan di SMA Sukma Bangsa Pidie, yaitu membangun lingkungan belajar yang aman, jujur, dan berkarakter melalui penerapan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari. Dengan capaian ini, para siswa tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga turut menyuarakan semangat antikorupsi kepada masyarakat luas melalui karya kreatif yang inspiratif.