Kembali Terjadi Kebakaran di Kabupaten Bireuen, 4 Rumah dan 1 Dayah Hangus Terbakar di Kecamatan Jeumpa

Bireuen,kabardaily.com –  Sebanyak 4 (empat) unit rumah dan satu unit bangunan dayah Madinatuddiniyah Babussa’dah di Dusun Tgk Dilampoh Gampong Cot Tarom Tunong Kecamatan Jeumpa Kabupaten Bireuen hangus terbakar, Selasa siang (4/7/2023) sekitar jam 11.30 WIB. Keempat unit rumah tersebut terdiri dari 2 (dua) unit kontruksi permanen dan 2 (dua)unit semi permanen.

Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui pasti penyebab kebakaran. Kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp 800 juta rupiah.

Informasi yang dikumpulkan media ini di lapangan menyebutkan, korban kebakaran adalah M Jamil Umar (50 tahun) pekerjaan buruh, memiliki tanggungan 4 orang yaitu Maryati (istri), Aniswati, Muhammad Khaliddin dan Dhia Ulva (anak). Kemudian Abubakar Yahya (60 tahun), pekerjaan buruh. Selanjutnya Munizar Abdul Muthaleb (48 tahun), pekerjaan buruh. Terakhir Zulkifli A Theleb (40 tahun), pekerjaan buruh. Sementara, korban kebakaran lainnya adalah Ridwan Usman (40 tahun) pimpinan Dayah Madinatuddiniyah Babussa’dah yang juga Tgk Imuem Gampong setempat.

Informasi tentang kronologis kejadian menyebutkan salah satu pemilik rumah Zulkifli A Thaleb sedang membersihkan lahan kebun berada 150 meter ke timur rumah atau lokasi kejadian. Secara tiba-tiba terdengar suara ledakan dari salah satu rumah yaitu milik Abubakar Yahya dan langsung menyembul api.

Melihat sudah terjadi kebakaran warga masyarakat segera datang memberikan pertolongan dengan menyiram kobaran api dan meminta bantuan pemadam.

Tak lama kemudian 3 (tiga) unit mobil pemadam Pos Induk Kota Bireuen dan satu unit mobil pemadam Pos Pembantu Kecamatan Juli tiba di lokasi dan melakukan pemadaman api. Petugas dibantu masyarakat setempat membutuhkan waktu sekitar 30 menit agar kobaran api dapat dipadamkan.

H.Bukhari, Keuchik Cot Tarom Tunong yang dihubungi media ini menjelaskan untuk menampung korban kebakaran, sementara ini didirikan tenda dekat lokasi kejadian, sambil menunggu penanganan lebih lanjut.(MA)