Plt Kadisdikbud Aceh Besar Ikut Zoom Meeting Terkait Tindak Lanjut MOU GDAD Provinsi Aceh

Aceh Besar,kabaraily.com  – Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) menggelar pertemuan melalui Zoom Meeting terkait tindak lanjut atau implementasi Memorandum of Understanding Grand Design of Alternative Development (MoU GDAD) Provinsi Aceh Tahun 2023, Senin (26/6/2023) siang.

Peserta yang diundang dalam Pembahasan Implementasi dan Tindak Lanjut Nota Kesepakatan GDAD di Provinsi Aceh 2023 terdiri atas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Besar, Kepala Dinas Pendidikan Bireuen, dan Kepala Dinas Pendidikan Gayo Lues serta 26 lainnya dari Puspeka Kemendikbud.

Plt Disdikbud Aceh Besar Agus Jumaidi S.Pd, M.Pd mengatakan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan Rencana Aksi Nasional (RAN) Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) Tahun 2020-2024 dimana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) memiliki peranan untuk melakukan perencanaan.

“Penguatan Grand Design of Alternative Development (GDAD) di tiga pilot project (Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Gayo Lues, dan Kabupaten Bireuen) sebagai program pengurangan dampak buruk narkoba (harm reduction) melalui pendekatan kesejahteraan dan berkelanjutan,” tuturnya.

Maka untuk itu, Perencananaan GDAD tersebut sudah dituangkan dalam Nota Kesepakatan antara Kemendikbudristek dengan tiga pilot project sebagai upaya pengurangan tingkat prevalensi penyalahgunaan narkoba melalui pengembangan, penyebarluasan, dan evaluasi konten tahun 2022. “Insya Allah program ini terus berlanjut,” pungkasnya.(**)