Banda Aceh,kabardaily.com – Perhimpunan Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia (PERSAKMI) Wilayah Aceh telah mengelar Musda Ke-II dan menetapkan Anita SKM M.Kes sebagai Ketua Terpilih masa bakti 2022-2026 di Ajongan Mon Mata Banda Aceh, Sabtu (5/2).
Pra Musda Persakmi Ke II, Tokoh Kesehatan Masyarakat Aceh Jumpai Gubernur
Anita secara aklamasi diterapkan setelah mengeliminasi 3 (tiga) calon lain yang tidak mencukupi syarat administratif. Usai ditetapkan memimpin organisasi btersenut, Ia mengajak semua insan sarjana kesehatan masyarakat untuk menjadikan organisasi profesi ini sebagai penggerak pembangunan kesehatan masyarakat Aceh.

” Organisasi ini harus memiliki arti bagi masyarakat yang memiliki fungsi utama dalam upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, ” harap Anita.
Untuk mewujudkan itu, ia mengajak seluruh stakeholder menjalin kemitraan dan harmonisasi secara terintegrasi. “Kami juga mengharapkan dapat menjalin harmonisasi dengan semua organisasi profesi dan juga mitra maupun stake holder untuk menggapai tujuan”, Pintanya.
Selain itu, yang terpenting bagi Anita adalah mengembangkan sumber daya anggota kesehatan masyarakat dalam menghadapi era kemajuan teknologi. “Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat pesat, sehingga anggota persakmi semuanya dapat beradaptasi dan dapat mengikuti perkembangan zaman tersebut sehingga melahirkan kader-kader kesehatan masyarakat yg memiliki, skill, kompetensi dan mampu secara kompetisi bersaing secara sehat dengan anggota organisasi kesehata yang lainnya”, tambah Anita.
PERSAKMI merupakan organisasi yang dibentuk sebagai upaya membangun sinergitas dan mendukung pemerintah daerah dalam melaksanakan upaya-upaya maupun program kesehatan masyarakat dan program pembangunan kesehatan masyarakat.
Sebelumnya Musda Ke-II PERSAKMI tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah ST MT, yang mengusung tema Peran Sarjana Kesehatan Masyarakat dalam Pandemi Global serta Mendukung Program Aceh Sehat. Hal ini mengandung makna bahwa PERSAKMI akan terus ambil bagian dalam mendukung penanganan wabah pandemi Covid-19 dan pembangunan kesehatan di Aceh, sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya.




















