Feature,kabardaily.com – Tak mudah bagi Dr. Hamdi Yusliani Spdi.MA menyelesaikan gelar doktor pendidikan di bidang ilmu Pendidikan Islam di Pascasarjana UIN arraniry.
Pendidikan yang dimulainya pada tahun 2015 silam atas dukungan dan didaftarkan oleh Suaminya saat itu, Munadi Ishak yang mana setahun setelahnya sang suami meninggalkannya bersama 3 orang anak yang masih sekolah dasar, untuk selama lamanya.
Fakhrul Rijal Doktor Pertama dari Kecamatan Makmur Kabupaten Bireuen
Setahun kemudian kembali ditinggal oleh ibunya tercinta Hj. Zabidah Jamil, menyusul suami dan Ayah tercinta drs. H. Muhammad Razali Amin yang kembali keharibaan Allah pada tahun 2006.
Doktor Hamdi Yusliani pernah down dan putus asa dalam menyelesaikan Doktornya yang mengambil disertasi dengan judul : Edukasi self control dalam pengembangan kecerdasan spiritual anak pada sekolah dasar Islam terpadu (SDIT) di Banda Aceh dan Aceh besar.
Dua sekolah SDIT yang dijadikan sample adalah SDIT Lamgugob dan SDIT Nurul FIkri. Saat Semangatnya muncul lagi atas dukungan orang-orang tersayang, namun tak lama berselang ibu dan bapak mertua yang selalu memberi semangat juga ikut dipanggil Allah taala secara berturut turut tak berselang lama.
Lagi lagi meski bagai jatuh tertimpa tangga, Doktor Hamdi yang lahir tanggal 8 Januari 1983 Di Banda Aceh, tetap menyelesaikan pendidikannya sebagai janjinya pada almarhum suaminya.
Disela sela kehidupan hari harinya yang beralamat di Gampong Blang Krueng.
Berkat bimbingan promoter Bapak Promotor I Prof. Dr. H. M. Hasbi Amiruddin,MA dan Promotor II Prof. Eka srimulyani, MA, Ph D pada akhirnya pada tanggal 3 agustus 2021 bertepatan 27 Zulhijjah 1442 berhasil mempertahankan disertasinya setelah diuji secara terbuka oleh Ketua Prof. Dr. H. Mukhsin Nyak Umar,MA, Sekretaris Dr. Abd Mujahid Hamdan, M. Sc, Anggota/Promotor 1 Prof. Dr. M Hasbi Amiruddin, MA, Anggota/Promotor 2 Prof. Eka Srimulyani, MA., Ph.D, Anggota Dr. Salami, MA, Anggota Prof. Dr. T Zulfikar, M.E.d , Anggota (luar) Prof. Dr. Yusrizal M.Pd, Anggota (Luar) Dr. Nurussakinah Daulay, M.Psi., Psikolog dan meraih gelar doktor yang ke 172 di UIN arraniry di Aula utama Lt.3 Kampus Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh setelah proses perjuangan yang panjang.
Menjadikannya Doktor termuda di gampong Blang Krueng yang baru melahirkan 2 orang doctor di gampong tersebut, begitu sebut Tuha Peut Gampong.
Siapa Kuras dana otsus konpensasi konflim Aceh
Tentunya gelar ini olehnya yang sehari hari sebagai senat dan dosen tetap di Universitas Muhammadiyah Aceh, di persembahkan kepada orang orang yang sdh mendahuluinya, keluarga barunya yang selalu mendukung dibelakang dan menyemngatinya,, saudara, bangsa agama dan negara khususnya anak anak generasi penerus agama.[]




















