Novel Pengantin Surga Diluncurkan

SANTERDAILY.COM | LHOKSEUMAWE–Hamdani Mulya penulis Lhokseumawe memperingati 14 tahun tsunami Aceh yang jatuh pada Rabu, (26 Desember 2018) dengan menulis novel berjudul Pengantin Surga, Balada Jamaah Haji yang Berlayar Bersama Tsunami.
Novel Pengantin Surga diterbitkan penerbit Maghza Pustaka Morgomulyo, Yogyakarta pada bulan April 2018 lalu. Novel setebal 78 halaman tersebut didedikasikan kepada syuhada tsunami dan ditulis untuk mengenang bencana dunia, tsunami Aceh.

Novel torehan pena Hamdani Mulya penulis kelahiran daerah Pasai, Aceh Utara 10 Mai 1979 itu berkisah tentang sepasang calon jamaah haji asal Aceh yang gagal berangkat, karena disebabkan oleh tsunami yang datang tiba-tiba menjelang keberangkatan ke tanah suci Mekkah.

Di samping itu juga merekam sejarah seorang teungku (ustaz) yang kehilangan seorang anak gadis hafiz Al-Qur’an, anak kesayangannya karena bencana tsunami yang memporak-poranda Aceh pada 26 Desember 2004 lalu.

Hamdani memaparkan bahwa karya yang muncul ke ranah publik berbentuk novel umumnya selalu dilihat dari dua sisi, yaitu nilai estetika dan nilai pesan moral yang terkandung di dalamnya. Lalu wujud ini menjadi catatan atas peristiwa yang pernah mendera sebuah wilayah, dan penulis menjadi juru berita atas realita yang ada. Realitas musibah, kerugian harta benda, korban jiwa, dan tangis para korban.

“Novel selain dari genre (jenis) sastra ternyata juga menjadi rekaman dokumenter sejarah peradaban manusia. Saya menulis novel Pengantin Surga untuk mencatat berbagai tragedi memilukan saat tsunami Aceh, yang saya tuangkan dalam karya berbentuk novel,”Ungkap Hamdani Mulya kepada awak media.

“Nilai estetika dengan kedalaman makna, bahkan metafora serta analogi lainnya terkait sejarah bencana adalah bagian tak dapat dipungkiri,” tambah Hamdani alumni FKIP, Bahasa dan Sastra Indonesia, Unsyiah ini yang juga selaku guru SMAN 1 Lhokseumawe.