BANDA ACEH—Senin, 17 Februari 2020 BNN Provinsi Aceh melalui Penyuluh P2M Ners Rosdiana SKM,S.Kep menghadiri undangan narasumber di SMK Negeri 5 Telkom Lampineung Banda Aceh.
Kedatangan Ners Rody disambut oleh kepala SMK Negeri 5 Telkom, Herlina Dewi SPdI MPd dan kegiatan tersebut dalam rangka Sosialisasi Bahaya Narkoba pada generasi muda yang diikuti oleh 257 siswa siswi.
Dalam paparannya Ners Rody menjelaskan masa remaja merupakan suatu fase perkembangan antara masa anak-anak dan masa dewasa.
“Perkembangan anak dalam masa anak-anak dan remaja akan membentuk perkembangan diri anak tersebut di masa dewasa,” urainya.
Lanjut Ners Rody, karena itulah bila masa anak-anak dan remaja rusak karena narkoba, maka suram atau bahkan hancurlah masa depannya.
“Pada masa remaja,keinginan untuk mencoba-coba,mengikuti trend dan gaya hidup,serta bersenang-senang itu bisa memudahkan remaja untuk terdorong menyalahgunakan narkoba,” terangnya.
“Data menunjukkan bahwa jumlah pengguna narkoba yang paling banyak adalah kelompok usia remaja,” tambahnya lagi.
Lanjut Ners Rody, penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari.
“Karena pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf,sehingga pemuda tersebut tidak dapat berpikir jernih,akibatnya generasi harapan bangsa yang tangguh dan cerdas hanya akan tinggal kenangan,” ucapnya.
“Sasaran dari penyebaran narkoba ini adalah kaum muda atau remaja,rata-rata usia sasaran narkoba ini adalah usia pelajar,hal tersebut mengindikasikan bahwa bahaya narkoba sewaktu-waktu dapat mengincar siswa/i anak didik kita kapan saja,” tutup Ners Rody.[]




















