SANTERDAILY.COM | ACEH BESAR—-Guru-guru biasa bisa melahirkan siswa-siswa yang cerdas namun lebih baik lagi kalau guru-guru cerdas bisa menghasilkan siswa-siswa cerdas dan berprestasi. Kompetensi yang dimiliki guru harus diarahkan untuk kecerdasan muridnya, semoga dengan semakin bagus kompetensi guru semakin cerdas muridnya.
Hal tersebut disampaikan Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali saat membuka pelatihan K-13 bagi guru Pendidikan Jasmani dan Olahraga Kesehatan (PJOK) jenjang SMP Se-Aceh Besar pada senin malam (08/10/2018) di Hotel Hijrah Lambaro.
Bupati Mawardi juga mengajak para tenaga pendidik di Aceh Besar untuk memberikan keteladan kepada para anak didik. “Guru adalah sosok yang sangat penting dalam kehidupan seseorang, guru harus menjadi teladan sehingga guru menjadi contoh yang baik bagi anak didik kita, “ujar Mawardi.
“Bulan lalu Aceh Besar telah menerima penghargaan yang di diberikan oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI) pada acara Global Education Supplies and Solution (GESS) dalam rangkaian Anugerah Apresiasi Pendidikan Indonesia di Jakarta Convention Centre, “ujar Bupati.
“Saat ini Aceh Besar memiliki Program Khusus yang kita beri nama Sistem Pendidikan Terpadu dan ini menjadi prioritas pemerintah di Bidang Pendidikan, “tambahnya.
“Pendidikan terpadu yang kita bangun memiliki karakter dengan makna pendidikan siswa di lakukan seperti biasa yang tetap mengacu kepada kurikulum standar yang di gunakan dan siswa mendapatkan pendidikan agama hingga mampu melahirkan anak yang cerdas dan berakhlakul karimah, ini lah yang menjadi tujuan dasar pendidikan kita, “tegas Bupati.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Aceh Besar, DR Silahuddin MAg menyebutkan pelatihan ini sudah memasuki gelombang ke 11 dan pada malam ini diikuti oleh guru PJOK SMP se-Aceh Besar.
Kadisdikbud sangat berharap agar para peserta pelatihan K-13 ini dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan selanjutnya dapat menerapkan di sekolah masing-masing.
Dalam acara pembukaan turut dihadiri anggota DPRK Aceh Besar, Yusran SAg dan Mukhlis, Sekdisdikbud, Fata Muhammad SPdI MM, Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD), Prof DR Mustanir MSc, dan DR Nasrullah RCL.




















