KABARDAILY.COM,BANDA ACEH – STAI Nusantara Banda Aceh menggelar Kuliah Umum menghadirkan pemateri, Prof. Dr. Mohd. Aderi Che Noh, Professor Faculty of Major Language Studies Universiti Sains Islam Malaysia Bandar Baru, Negeri Sembilan, Malaysia, Jumat 1 Mai 2026 di Aula kampus tersebut.
Kuliah umum itu mengambil tema “The Formation of Human Dignity and Noble Character Based on the Integration of Revealed Knowledge (Naqli) and Rational Knowledge (Aqli)”.
Kuliah umum tersebut diikuti oleh dosen dan mahasiswa prodi pendidikan agama islam(PAI), prodi pendidikan islam anak usia dini (PIAUD), prodi ekonomi syariah(ES), dan Prodi hukum tata negara siyasah syar’iyah(HTN).
Ketua STAI Nusantara Banda Aceh, Dr Dicky Wirianto MA menyampaikan tema yang dipilih jika diterjemahkan sebagai berikut: “Pembentukan Martabat Manusia dan Karakter Mulia Berbasis Integrasi Ilmu Wahyu (Naqli) dan Ilmu Rasional (Aqli)”.
“STAINus menyambut baik adanya kuliah umum ini dan selaras dengan visi kampus dengan mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, local wisdom dalam pembelajaran (kurikulum), “katanya.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kampus dalam menanamkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan kepada mahasiswa.
“Kami berharap mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan mampu menjadi teladan di masyarakat,” ujarnya.
Kuliah umum ini menghadirkan narasumber terkemuka di bidang pendidikan dan pengembangan karakter, yang menekankan pentingnya nilai-nilai moral, integritas, serta akhlak mulia sebagai fondasi utama dalam menghadapi tantangan global saat ini.
Dia menyampaikan bahwa kecerdasan intelektual saja tidak cukup tanpa diimbangi dengan nkarakter yang kuat.
Selain itu narasumber juga menyebutkan pembentukan karamah insaniah yang berlandaskan kesepaduan ilmu naqli dan aqli merupakan usaha untuk membangun manusia yang seimbang antara iman, akal, akhlak, dan amal.
Ilmu naqli memberikan arah, nilai, dan prinsip ketuhanan; sedangkan ilmu aqli memberikan pemahaman tentang realitas, keterampilan berpikir, serta kemampuan dalam menyelesaikan masalah.
Apabila keduanya dipadukan, akan lahir manusia yang berilmu, bermartabat, beradab, adil, penuh kasih, serta mampu berkontribusi bagi kesejahteraan umat dan seluruh manusia.
Para peserta terlihat antusias mengikuti jalannya acara, yang juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif. Beberapa mahasiswa mengaku mendapatkan wawasan baru mengenai pentingnya membangun karakter sejak dini, terutama di tengah arus perkembangan teknologi dan informasi yang semakin pesat.
Dengan terselenggaranya kuliah umum ini, STAI Nusantara berharap dapat terus mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter mulia, sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.[*]




















