Yayasan Jan Vink Stichting Belanda Salurkan Logistik untuk Korban Banjir di Jangka

KABARDAILY.COM – Yayasan Jan Vink Stichting (JVS) asal Belanda kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap korban banjir di Kabupaten Bireuen dengan menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak banjir di Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Rabu (24/12/2025). Penyaluran bantuan dipusatkan di posko pengungsi setempat.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok sehari-hari, di antaranya beras, telur, ikan asin, minyak goreng, biskuit, sayuran, serta berbagai bumbu masakan untuk memenuhi kebutuhan dapur umum dan pengungsi.

Relawan Yayasan JVS, Mukhlis Aminullah, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas kemanusiaan dan kepedulian yayasan terhadap warga yang terdampak bencana banjir.

“Bantuan ini kami harapkan dapat sedikit meringankan beban warga yang sedang mengungsi. Kami turut merasakan kesedihan masyarakat dan ingin hadir membantu di masa sulit seperti ini,” ujar Mukhlis.

Ia menjelaskan, Yayasan JVS secara konsisten menyalurkan bantuan kemanusiaan, khususnya pada saat terjadi bencana alam. Sebelumnya, yayasan yang berbasis di Belanda ini juga telah menyalurkan bantuan logistik makanan dan kebutuhan pokok lainnya ke sejumlah wilayah terdampak banjir di Kabupaten Bireuen, seperti Samalanga, Gandapura, Kuta Blang, dan Peusangan Siblah Krueng.

“Kami sudah salurkan bantuan sejak pekan ketiga pasca banjir. Ini merupakan donasi masyarakat Belanda untuk kemanusiaan,” sebut Mukhlis yang juga Ketua DPD IKAN Kabupaten Bireuen.

Sementara itu, Keuchik Gampong Alue Kuta, Habibullah, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan Yayasan JVS kepada warganya.

“Kami atas nama pemerintah gampong dan seluruh masyarakat Alue Kuta mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan Jan Vink Stichting dan para relawan. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami yang sedang berada di pengungsian,” kata Habibullah.

Ia berharap kepedulian tersebut menjadi penyemangat bagi para korban banjir untuk bertahan dan bangkit kembali, sembari menunggu kondisi kembali normal.

Sebagaimana berita sebelumnya, banjir besar yang melanda Gampong Alue Kuta mengakibatkan 40 unit rumah warga hilang terseret arus hingga ke laut. Dan 35 unit rumah lainnya mengalami rusak berat. (Rus)