KUALA LUMPUR,KABARDAILY.COM – Dalam rangka membangun kolaborasi level internasional dan mewujudkan kampus yang unggul, pimpinan Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen melakukan penandatanganan kerjasama institusi (MoU) sekaligus implementasinya (MoA) dari beberapa Fakultas di Umuslim dengan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SKIL) Malaysia, Rabu, (13/05/2025) di Kuala Lumpur.
Wakil Rektor II Bidang Administrasi umum, Asset dan Keuangan, Dr. Sonny M. Ikhsan Mangkuwinata, SE., M.Si melalui telepon seluler kepada media ini menyampaikan bahwa telah dilakukan penandatangan MoU antara Rektor Umuslim, yang diwakili Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama, Dr. drh. Zulfikar, M.Si dengan Kepala SIKL, Frinny Napasti, S.Pd., M.Pd. Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan MoA masing-masing oleh Dekan Fakultas Ekonomi (Fekon) Umuslim dilakukan oleh M. Rasyidin, M.Sc., AFA. Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Dr. Sari Rizki, M.Psi serta Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Umuslim, Jamaluddin, SE., M.Si, AK, CPA.
Pada sambutan Rektor Umuslim, yang dibacakan Wakil Rektor II Bidang Administrasi umum, Asset dan Keuangan, Dr. Sonny M. Ikhsan Mangkuwinata, SE., M.Si disebutkan bahwa Umuslim, merupakan kampus milik umat dibawah badan penyelenggaranya Yayasan Almuslim Peusangan (YAP). Awal berdirinya kampus ini, didanai sebagian besar dari wakaf dan hibah masyarakat, baik wakaf dalam bentuk tanah, bangunan ataupun dana pembangunan kampus. Sehingga tahun 2003 lalu, berdiri Universitas Almuslim yang telah diakui oleh pemerintah sebagai kampus swasta terbaik saat ini di provinsi Aceh.
Rektor berharap, implementasi MoU dan MoA yang dilakukan ini, dapat berlangsung jangka panjang.
“Kami menilai sekolah ini berpotensi dan menjadi peluang besar, khususnya dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Umuslim,” tambah Dr. Sonny.
Sementara itu seperti disampaikan Dr. Sonny, Kepala SIKL, Frinny Napasti juga berharap bukan sekedar penandatangan saja.
“Kami dengan senang hati, membuka diri untuk mendukung program akademik dan tri darma dari kampus Umuslim”, sebut Frinny.
SIKL siap menampung mahasiswa Umuslim yang melaksanakan Praktek kerja Lapangan (PPL) di sekolah mereka.
Sagaimana penjelasan Dr. Sonny, SKIL ini berada di bawah naungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, berdiri sejak 10 Juli 1969. Lokasinya di Lorong Tun Ismail, wilayah persekutuan Kuala Lumpur Malaysia.
Dalam perjalanannya, SKIL senantiasa mengejar prestasi dan kualitas pendidikan, mulai dari tenaga pendidikan dan kependidikan, sarana, output, serta segala komponen penunjang jalannya kegiatan pembelajaran baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah. Selain itu, SKIL konsisten berkiprah memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat Indonesia di Malaysia yang mengacu pada dasar pendidikan nasional. SIKL ini memiliki peran ganda dalam melestarikan dan mempromosikan kebudayaan Indonesia di tengah masyarakat Malaysia. (MA)




















