STAI Nusantara Audiensi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Perkuat Kolaborasi Literasi dan Arsip

KABARDAILY.COM,BANDA ACEH –  Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nusantara Banda Aceh melakukan audiensi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh (DPKA) dalam rangka mempererat kerja sama di bidang literasi, pengelolaan perpustakaan, serta penguatan sistem kearsipan, Selasa 31 Maret 2026 di Library Cafetaria DPKA.

Audiensi ini dihadiri Pembina STAI Nusantara Banda Aceh, Dr Jamaluddin M Thaib MA beserta jajaran, Khaira MPd dan Rusydi, SAg MPd disambut langsung oleh Kepala DPKA, Dr Syaridin MPd, Sekretaris DPKA, Dr Zulkifli MPd, Kabid Layanan Otomasi dan Kerja Sama, Dias Furqan ST MT, Kabid Deposit, Syahrul SH dan Cut Ruhama, sub koordinator kerja sama.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kolaborasi, termasuk peningkatan kualitas layanan perpustakaan kampus, digitalisasi koleksi, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kearsipan.

Pembina STAI Nusantara Banda Aceh, Dr Jamaluddin M Thaib MA menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat mendorong budaya literasi di lingkungan kampus sekaligus meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam pengelolaan informasi dan arsip.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya kuat dalam akademik, tetapi juga memiliki kemampuan literasi dan pengelolaan data yang baik,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh menyambut baik inisiatif tersebut.

Kepala DPKA, Dr Syaridin MPd menegaskan kesiapan untuk mendukung STAI Nusantara melalui berbagai program, seperti pelatihan pengelolaan perpustakaan berbasis digital, pendampingan akreditasi perpustakaan, serta edukasi kearsipan modern.

Selain itu, kedua pihak juga membahas rencana kegiatan bersama seperti seminar literasi, workshop kearsipan, serta program magang mahasiswa di lingkungan dinas.

“Hal ini diharapkan dapat memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, “ujarnya.

Audiensi ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menindaklanjuti kerja sama dalam bentuk nota kesepahaman (MoU) dan program kerja konkret dalam waktu dekat.[*]