SMAN 1 Seunagan Raih Juara Pada Pentas Budaya MPR RI

SANTERDAILY.COM | JAKARTA–-Kontingen Aceh yang berasal dari SMAN 1 Seunagan (Nagan Raya) berhasil meraih juara harapan 1 pada lomba Pentas Seni Budaya Empat Pilar MPR RI Tingkat Nasional 2019 yang berlangsung sejak 28 hingga 4 Oktober 2019 di Senayan, Jakarta.

Adapun juara I diraih SMAN 1 Mojokerto (Jawa Timur), Juara II SMAN 1 Kota Gorontalo (Gorontalo), Juara III SMKN 1 Bangli (Bali). Sedangkan untuk Juara Harapan I SMAN 1 Seunagan (Aceh), Juara Harapan II (SMAN 1 Tanjung Selor (Kalimantan Utara) dan Juara Harapan III SMAN 1 Pontianak (Kalimantan Barat).

Acara penutupan kompetisi yang diikuti oleh peserta tingkat SMA sederajat seluruh Indonesia itu digelar di gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/11) malam.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Rachmat Fitri HD, MPA melalui Kepala Bidang Pembinaan SMA/PKLK, Zulkifli, M.Pd menyatakan bangga atas prestasi yang telah diraih pelajar Aceh tersebut. Meski demikian, kedepan pihaknya akan terus berupaya membenahi kelemahan yang ada pada pelajar perwakilan Aceh tersebut.

“Sudah sepatutnya kita harus mampu memperbaiki prestasi Pendidikan Aceh agar dapat lebih meningkat lagi dimasa yang akan datang,” tuturnya.

Selama kurang lebih lima hari itu, Zulkifli menjelaskan para peserta tidak hanya berlomba, ada pula acara audiensi dengan berbagai tokoh, yang tidak hanya berasal dari lembaga negara, tetapi juga mereka yang sukses di bidang masing-masing. Misalnya, dari salah satu tokoh bisnis e-commerce yang sudah sukses, inspiratif, dan dari generasi milenial.

“Jadi, harapannya ada pengalaman yang menarik dari tokoh-tokoh itu yang bisa saja menjadi teladan para generasi muda saat ini,” ujarnya.

Selain itu, dia menuturkan para siswa juga diajak audiensi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) serta berkesempatan melihat langsung kegiatan para pimpinan dan anggota MPR RI yang sedang melaksanakan tugasnya.

“Melalui kegiatan ini diharapkan muncul persahabatan dan ikatan emosional antara sesama pelajar se Indonesia. Tentunya ini dalam rangka merajut persatuan dan kesatuan bangsa,” pintanya.[]