RTM 2024: Rektor UIN Ar-Raniry Tekankan Evaluasi Kinerja Berkelanjutan dan Peningkatan Manajemen Mutu Universitas

BANDA ACEH,KABARDAILY.COM  –  Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mujiburrahman MAg, menekankan pentingnya evaluasi kinerja berkelanjutan dan peningkatan manajemen mutu universitas dalam Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Universitas 2024 yang digelar di Aula Lantai 3 Biro Rektor, Selasa (17/13/2024).

Dalam arahannya, Mujiburrahman menegaskan agar RTM dijalankan secara serius. Ia menyebut data yang disampaikan oleh Satuan Pengawas Internal (SPI) akan menjadi dasar penting dalam upaya pembenahan tata kelola universitas.

“Jika diperlukan, rotasi dan mutasi akan dilakukan dalam semester ini, khususnya dua bulan ke depan sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja,” ujar Mujiburrahman.

Rektor menyoroti sejumlah persoalan dalam pengelolaan universitas, mulai dari tata kelola dan manajemen di tingkat rektorat, unit pengelola program studi (UPPS), hingga program studi (PS).

Menurutnya, tata kelola yang baik merupakan kunci dalam menentukan mutu akademik di kampus tersebut.

Selain itu, Mujiburrahman mengingatkan para pejabat di semua tingkatan untuk tidak membiarkan persoalan pribadi mengganggu tanggung jawab akademik. Pemisahan antara urusan pribadi dan tugas kelembagaan, menurutnya, sangat penting dalam menjaga profesionalisme dan kualitas institusi.

Rektor juga menyoroti kinerja sumber daya manusia tenaga kependidikan (tendik) yang dinilai masih belum optimal. Oleh karena itu, ia mendorong agar tendik mendapatkan lebih banyak pelatihan guna meningkatkan kinerjanya.

Dalam kesempatan tersebut, Mujiburrahman juga menyinggung penurunan animo calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di beberapa program studi. Tren ini, menurutnya, menjadi tantangan yang harus segera diatasi.

Sebagai langkah antisipasi, ia menyampaikan bahwa pada tahun 2025 sejumlah program studi dengan jumlah mahasiswa rendah akan dievaluasi. Program studi tersebut kemungkinan akan ditutup dan diganti dengan program baru yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Permasalahan mahasiswa yang tidak menyelesaikan studi tepat waktu juga mendapat perhatian khusus. “Saya prihatin karena setiap semester harus menandatangani surat pemberhentian mahasiswa akibat berbagai alasan. Kondisi ini, menjadi catatan buruk yang dapat mempengaruhi mutu kampus,” ujar Rektor.

Lebih lanjut, Mujiburrahman menyoroti kondisi sarana dan prasarana kampus yang perlu mendapat perhatian ekstra dan pengembangan untuk meningkatkan layanan akademik UIN Ar-Raniry.

Meskipun demikian, ia mengapresiasi para dekan dan ketua program studi yang tetap berupaya menjaga kualitas pelayanan akademik di tengah keterbatasan yang ada.

Mengakhiri arahannya, Prof Mujiburrahman mengajak seluruh elemen universitas untuk bekerja sama dalam meningkatkan kualitas mutu UIN Ar-Raniry agar lebih baik di masa depan.

Sementara itu, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Ar-Raniry, Dr Abdul Jalil Salam, dalam sambutannya menyampaikan bahwa RTM kali ini merupakan yang ketiga di masa kepemimpinan Rektor Mujiburrahman, setelah sebelumnya dilaksanakan dengan fokus berbeda.

“RTM pertama kita laksanakan sebagai persiapan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT), RTM kedua untuk peningkatan akreditasi program studi, dan RTM ketiga ini kita fokus pada pengembangan dan milestone UIN Ar-Raniry tahap ketiga tahun 2025-2029,” jelasnya.

Salah satu agenda strategis dalam RTM 2024 adalah pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) yang telah berjalan sepanjang tahun ini.

Abdul Jalil juga mengungkapkan bahwa peran Gugus Jaminan Mutu (GJM) di setiap fakultas telah menunjukkan kontribusi maksimal dalam menjaga standar mutu universitas.

“RTM kali ini juga menjadi momentum untuk menindaklanjuti catatan temuan dari RTM sebelumnya. Ini sangat penting agar kita dapat melanjutkan berbagai aktivitas yang sudah direncanakan dan diperbaiki,” tambahnya.

Lebih lanjut, Abdul Jalil menyoroti bahwa tahun 2024 merupakan tahun yang strategis, mengingat banyaknya program studi (prodi) yang menjalani proses reakreditasi.

“Di akhir tahun ini, kita akan melakukan submit reakreditasi untuk 10 Unit Pengelola Program Studi (UPPS) di UIN Ar-Raniry,” pungkasnya.

Dalam rangkaian kegiatan ini, Koordinator Pusat Audit Pengendalian Mutu, Prof Dr phil Saiful Akmal MA, menyampaikan Laporan Audit Mutu Internal (AMI) 2024, yang dilanjutkan dengan presentasi RTL UPPS oleh Ketua GJM Fakultas di lingkungan UIN Ar-Raniry Banda Aceh. []