SANTERDAILY.COM | PIDIE JAYA— Dalam rangka meningkatkan kesadaran warga sekolah akan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Dinas Pendidikan (Disdik) Pidie Jaya menyelenggarakan program Sekolah Sehat dengan melatih Guru Pembina dan pelaksana Usaha Kesehatan Sekolah/ Madrasah (UKS/M).
Acara tersebut dilangsungkan di Aula SMP Negeri 2 Meureudu, Sabtu(1/12/2018) dibuka langsung oleh Kadisdik Pijay Saiful M.Pd
Dalam sambutannya Saiful menyampaikan pelatihan ini sejalan dengan program Gerakan Sekolah Bersih Menyenangkan (GSBM) yang dinilai penting untuk memaksimalkan fungsi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di tiap Sekolah dan Madrasah.
Sasaran dalam pelatihan ini guru pembina UKS/M yang meliputi SD/MI dan SMP/MTs Sekabupaten Pidie.
“Para guru ini mempunyai komitmen melaksanakan dan menjaga Sekolah/Madrasah tetap bersih dan sehat dengan tidak membuang sampah sembarangan serta selalu mengontrol jajanan anak yg dijual kurang sehat,”kata Kadisdik Pijay.
Dalam kesempatan tersebut, Kadisdik Pidie Jaya juga menyampaikan sekolah yang bersih juga dapat mendorong lahirnya siswa-siswi yang berprestasi
“Sekolah yang bersih dapat melahirkan anak yang berprestasi. Semoga peserta yang hadir bisa mengimplementasikan kembali di sekolah masing-masing untuk membangun Sekolah/Madrasah sehat,”demikian kata Kadisdik Pijay Saiful.M.Pd.
Sementara ketua panitia pelaksanan Rahmady Saputra menyebutkan pelatihan ini dikuti oleh 161 peserta dari Sekolah/Madrasah Sekabupaten Pidie Jaya.
Dari sekolah Dasar diikuti sebanyak 92 orang guru SD, dari Madrasah Ibtidaiyah diikuti sebanyak 25 orang guru MI,
Dari sekolah menengah pertama diikuti sebanyak 32 orang guru SMP dan 12 orang guru MTs.
Rahmady menjelaskan program yang dilakukan di tingkat SD/MI dan SMP/MTs merupakan program tahunan Disdik Pidie Jaya.
Ia berharap dengan pelatihan ini dapat memberikan pemahaman mendalam bagi Pembina UKS/M (sesuai SKB 4 Menteri ) tentang pentingnya UKS/M dan melakukan Pembinaan serta pengembangan usaha kesehatan sekolah/madrasah.
“Kita juga setelah acara ini akan lahirnya TIM Pembina UKS/M di masing-masing Sekolah/Madrasah dan tersusunnya Program Kerja Tim Pembina UKS/M,”pungkas Rahmady Saputra.




















