Kota Langsa,KABARDAILY.COM – Dalam upaya memperkuat peran masjid sebagai pusat kegiatan umat dan pembangunan sumber daya masyarakat, Masjid Al-Muttaqin Kota Langsa dijadikan sebagai “Role Model.”
Program ini bertujuan menjadikan masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah. Tetapi juga sebagai pusat edukasi, sosial, ekonomi, dan pemberdayaan umat.
Gagasan itu disampaikan oleh Teuku Muhammad Al Azmi, Ketua Prima DMI Kota Langsa. Sebagai Masjid percontohan Kota Langsa, Masjid Al-Muttaqin sudah menjalankan kegiatan bagi nasi tiap malam jumat dan bagi kue tiap subuh untuk jamaah mesjid.
“Setiap jamaah yang datang juga langsung disambut dengan air minum gratis yg sudah disediakan 4 unit disetiap pintu masuk masjid,” kata Azmi
Azmi menambahkan, program ini sama halnya seperti lingkup kegiatan Masjid Jogokariyan di Jogjakarta yang mencakup pemberdayaan ekonomi umat, pembinaan generasi muda juga pengembangan kegiatan dakwah dan sosial.
“Masjid tidak hanya tempat salat. Ia harus menjadi pusat perubahan dan inspirasi. Masjid role model adalah masjid yang bersih, transparan dalam pengelolaan, aktif dalam pelayanan sosial, dan terbuka untuk semua kalangan,” ujar Azmi
“Saya berkeinginan Insya allah ingin menjadikan salah satu masjid di kota Langsa menjadi masjid yang ramah jamaah dan ramah musafir,” katanya.
Azmi menambahkan, sudah menyiapkan beberapa masjid di kota langsa untuk menjadi contoh mesjid yang membawa konsep mesjid Jogokaryan jogjakarta.
“Nantinya kita akan membuat spot coffe dan lapangan badminton di halaman masjid,” imbuhnya
Teuku syahputra SE, Sekretaris DMI kota langsa, dan juga ketua BKM Al Muttaqin menyambut baik gagasan itu dan sangat mendukung apa yang Ketua Azmi sampaikan.
“Kita sangat siap untuk membawa konsep Jogokaryan untuk kita implementasikan di masjid al muttaqin Kota Langsa,” ungkapnya. (Rifan)




















