Pengalaman Ikut Lomba Pidato

Oleh : Cut Putri Ramadhani (Siswi SMPN 1 Kota Jantho, Aceh Besar)
SANTERDAILY.COM | ————-Pagi yang cerah saya tiba di sekolah, sampai di sekolah saya langsung masuk ke kelas, belum sempat meletakkan tas sekolah tiba-tiba datang seorang guru menghampiri.

Putri, kamu ibu daftarkan dilomba pidato agama ya!.
Iya bu! saya mau ikut, jawab saya dengan sangat senang.

Guru menyampaikan bahwa perlombaan akan diadakan satu minggu lagi,saya sangat bersemangat latihan.

Setiap hari selama satu minggu saya melakukan latihan dan dibimbing oleh ibu guru Bahasa Indonesia, beliau sangat hebat mengajarkan cara berpidato yang baik dan benar kepada saya.

Hari perlombaan akhirnya tiba, pagi tepat jam 8.00 wib saya dan bu guru berangkat ke tempat diadakan lomba, sampai disana saya melihat sudah banyak peserta dari sekolah lain. Para peserta lomba harus mengambil nomor antrian terlebih dahulu dan saya mendapat nomor undian 3. Satu persatu peserta dipanggil juri untuk berpidato diatas panggung.

Nomor undian 3 ! saya mendengar juri membacakan nomor undian.

Sekarang giliran saya dipanggil juri. Gugup dan tegang menyelimuti perasaan saya, bu guru mengatakan agar saya jangan takut tapi lakukan yang terbaik, menang atau kalah itu hal biasa dalam perlombaan”.

Dengan percaya diri saya naik keatas panggung serta langsung berpidato yang sudah saya hafal dengan baik. Selesai berpidato saya turun dari panggung.

Sampai dibawah panggung saya benar-benar merasa lega, sambil menunggu semua peserta selesai berpidato saya dan bu guru beristirahat. Waktu yang kami tunggu tiba, disitu saya sempat merasa dag-dig-dug lagi dan bertanya dalam hati apa saya mendapat juara.

Jumlah peserta lomba sebanyak 10 peserta, nantinya akan diumumkan yang mendapat juara juara 2, dan juara 3 serta beberapa juara umum.

Terlihat juri naik keatas panggung untuk mengumumkan pemenang lomba, namun juri memulai dengan mengumumkan juara azan dan shalawat Nabi terlebih dahulu. Saat pengumuman lomba pidato juri memulai dari juara 3 terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan juara 2, saya merasa semakin gugup karena dalam benak takutnya saya tidak mendapat juara atau jangan-jangan saya juara 1.

Juara 1pidato diraih oleh,,,,,,,Cut Putri Ramadhani, juri membacakan nama saya.

Alhamdulillah,,, saya berucap syukur, bu guru terlihat sangat bahagia.
Dengan perasaan gembira dan bangga saya naik keatas panggung, lalu juri memberikan sebuah piala berwarna emas bercampur warna pink.

Tersenyum lega saya turun dari panggung dan menghampiri bu guru untuk mempersembahkan piala.