Jakarta,kabardaily.com – Setelah meraih penghargaan Nasional sebagai Sekolah Ramah Anak, MIN 27 Aceh Besar juga menerima penghargaan Nasional sebagai Lembaga Perlindungan Khusus Ramah Anak) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI di Oria Hotwl, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/11/2023).
Penghargaan tersebut diserahkan Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA RI Nahar, SH, MSi, diterima langsung oleh Kepala MIN 27 Naswati S.Ag.
Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA RI Nahar, mengatakan KemenPPPA menginisiasi program standarisasi Lembaga Perlindungan Khusus Ramah Anak (LPKRA) sebagai implementasi kebijakan khususnya pasal 3 Peraturan Pemerintah No. 78 tahun 2021 tentang Perlindungan Khusus Anak dan Pasal 121 Peraturan Menteri PPPA Nomor 3 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Konkuren Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
” Program ini merupakan implementasi kebijakan khususnya pasal 3 Peraturan Pemerintah No. 78 tahun 2021 tentang Perlindungan Khusus Anak dan Pasal 121 Peraturan Menteri PPPA Nomor 3 Tahun 2023, yang diinisiasi oleh KemenPPPA,” katanya.
Ia menyebutkan ada 71 unit dan lembaga yang ada di 47 Kabupaten / Kota dan 20 Provinsi yang telah mengikuti proses standarisasi, sehingga diundang untuk menerima penghargaan ini. “Selamat atas capaian, semoga dapat menjadi inspirasi bagi unit dan lembaga lain di daerah masing-masing,” ujarnya.
Kepala MIN 27 Aceh Besar Naswati dengan bangga mengatakan dalam 2 hari dijakarta, meraih 2 (dua) penghargaan yang membanggakan bagi sekolah dan daerah. Untuk itu, Ia mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut dan menyakini bahwa apa yang telah dilakukan bersama para guru dan didukung oleh semua komponen maka akan menghasilkan sesuatu yang membanggakan.
“Senang sekali, dalam dua hari ini kita meraih dua penghargaan nasional yang sangat bergensi didunia pendidikan,” ungkap Naswati.
Ia mengaku capaian tersebut bisa diraih berkat dukungan semua pihak, baik dewan guru, komite sekolah hingga orang tua siswa yang telah ikut andil secara partisipatif dalam memajukan sekolah.
” Kini MIN 27 Aceh Besar secara resmi telah mendapat pengakuan sebagai Sekolah Ramah Anak dan juga debagai madrasah yang telah menyediakan Layanan Khusus Ramah Anak, esok hari (sabtu),” ujar Naswati.




















