Mengupas Peran Praktik Kerja Lapangan Siswa SMK

  • Oleh Feri Irawan, SSi, M. Pd, Kepala SMK Negeri 1 Jeunieb

KABARDAILY.COM |  OPINI –  Persaingan di dunia kerja yang begitu ketat menuntut berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan SDM sesuai kompetensi keahliannya ialah melalui pendidikan pada jenjang SMK.

Menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Sistem Pendidikan Nasional dijelaskan pada pasal 15 terkait pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja pada bidang tertentu. Inpres Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK mempertegas peran dan fungsi kementerian dalam rangka meningkatkan kualitas dan daya saing SDM terutama lulusan SMK. Salah satu pembelajaran SMK yang mendukung peningkatan kualitas peserta didik adalah PKL.

Dalam rangka mempersiapkan siswa SMK untuk terjun ke dunia kerja pada Kurikulum Merdeka, PKL masuk dalam struktur kurikulum sebagai mata pelajaran. Merujuk pada SK KaBSKAP Nomor 033/H/KR/2022, PKL adalah mata pelajaran yang merupakan wahana pembelajaran di dunia kerja

Jadi, PKL bukan hanya sekadar kewajiban dalam kurikulum SMK, tetapi juga merupakan bagian integral dari pembentukan karier dan kesuksesan siswa dengan cara memberikan siswa pengalaman praktis di dunia kerja yang relevan dengan bidang studi mereka.

Lalu Apa Itu PKL? Melansir vokasi.kemendikbud.co.id, PKL adalah rangkuman dari pembelajaran peserta didik dari kelas 10 hingga kelas 11 sehingga pelaksanaan PKL di kelas akhir bertujuan agar peserta didik lebih siap belajar di dunia kerja. Dengan kata lain, PKL merupakan program di mana siswa SMK menghabiskan waktu di suatu tempat kerja untuk mendapatkan pengalaman praktis yang relevan dengan bidang studi mereka.

Lalu mengapa siswa SMK wajib PKL?
Melansir gamelab.id (25/8), berikut alasan pentingnya PKL siswa yang perlu diketahui.

Pertama, penerapan teori ke praktek. Siswa SMK seringkali mendapat pembelajaran teori yang kuat di kelas. Namun, teori tanpa praktek seringkali tidak cukup untuk mempersiapkan mereka menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya. PKL memberikan kesempatan bagi siswa untuk menerapkan pengetahuan yang mereka peroleh dalam situasi nyata di tempat kerja.

Kedua, mengenal lingkungan kerja.
Setiap tempat kerja memiliki budaya dan dinamika tersendiri. Melalui PKL, siswa dapat lebih memahami atmosfer dan tata tertib yang berlaku di dunia kerja. Mereka akan belajar cara berinteraksi dengan rekan kerja, atasan, dan klien secara profesional. Ini adalah pengalaman yang sangat berharga karena membantu siswa untuk lebih mudah beradaptasi ketika mereka memasuki dunia kerja secara penuh setelah lulus.

Ketiga, mengembangkan keterampilan praktis. PKL adalah kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan praktis yang sangat dibutuhkan di dunia kerja. Mulai dari keterampilan komunikasi, keterampilan pemecahan masalah, hingga keterampilan teknis yang spesifik sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.

Keempat, membangun jaringan dan koneksi.
Salah satu keuntungan besar dari PKL adalah kesempatan untuk membangun jaringan dan koneksi dengan profesional di industri tertentu. Siswa dapat belajar dari pengalaman orang-orang yang telah lama berada di dunia kerja dan memperluas lingkaran pertemanan dan kolaborasi mereka. Jaringan ini dapat menjadi modal sosial yang sangat berharga untuk membantu siswa mendapatkan pekerjaan atau peluang bisnis di masa depan.

Kelima, menguji minat karier. Banyak siswa mungkin masih bingung tentang karir apa yang ingin mereka tekuni setelah lulus dari SMK. PKL memberikan kesempatan bagi mereka untuk mencoba berbagai bidang atau posisi di industri tertentu. Misalnya, seorang siswa yang tertarik pada teknologi informatika dapat mencoba berbagai peran seperti pengembang perangkat lunak, administrator jaringan, atau analis keamanan informasi. Ini membantu siswa untuk lebih memahami minat dan bakat mereka, sehingga mereka dapat membuat keputusan karir yang lebih tepat.

Keenam, mengasah kemandirian. Selama PKL, siswa sering diberikan tanggung jawab yang memungkinkan mereka untuk bekerja secara mandiri. Hal ini membantu mereka untuk mengasah kemandirian dan rasa tanggung jawab, keterampilan yang sangat berharga untuk sukses di dunia kerja. Misalnya, seorang siswa yang ditempatkan di departemen pemasaran dapat diberikan tugas untuk menyusun strategi pemasaran untuk produk tertentu secara mandiri.

Ketujuh, peluang ketenaran. Bagi beberapa siswa yang berprestasi selama PKL, mereka dapat menjadi terkenal di industri mereka. Ini bisa karena karya mereka yang luar biasa atau kontribusi signifikan yang mereka berikan kepada perusahaan tempat mereka magang. Ketenaran seperti ini bisa membuka pintu bagi mereka untuk mendapatkan tawaran pekerjaan yang menarik atau kesempatan lain yang mungkin tidak mereka dapatkan tanpa pengalaman praktis yang mereka miliki.

Kedelapan, menambah nilai CV. Pengalaman PKL dapat menjadi poin penjualan yang kuat pada CV siswa. Ini menunjukkan kepada calon pemberi kerja bahwa siswa memiliki pengalaman praktis dan siap untuk langsung berkontribusi dalam lingkungan kerja. Siswa yang memiliki pengalaman PKL yang relevan mungkin lebih diutamakan oleh perusahaan daripada mereka yang tidak memiliki pengalaman kerja sama sekali.

Kesembilan, mendapatkan umpan balik konstruktif.
Selama PKL, siswa memiliki kesempatan untuk menerima umpan balik langsung dari praktisi di lapangan. Ini membantu mereka memahami kekuatan dan kelemahan mereka, serta memberi mereka kesempatan untuk terus berkembang dan meningkatkan keterampilan mereka. Umpan balik ini sangat berharga karena berasal dari orang-orang yang telah berpengalaman dalam industri tertentu.

Kesepuluh, persiapan untuk dunia kerja. Pada akhirnya, tujuan utama dari PKL adalah untuk mempersiapkan siswa untuk dunia kerja. Dengan menghadapi tantangan dan situasi yang nyata di lapangan, siswa SMK dapat menjadi lebih siap secara mental dan emosional untuk menghadapi persaingan di pasar kerja yang semakin ketat. Mereka akan memiliki kepercayaan diri yang lebih besar dan kesiapan untuk menghadapi tantangan yang ada di dunia kerja.

Semoga bermanfaat. SMK Bisa SMK Hebat. Vokasi menguatkan Indonesia.