28.7 C
Banda Aceh
BerandaLainnyaBudayaMarvin Temanku

Marvin Temanku

Oleh: Candra (Siswa Kelas VIII-2 SMPN 1 Darul Imarah, Aceh Besar)
SANTERDAILY.COM | ——Namaku adalah Candra seorang anak laki-laki yang sedang duduk di kelas VIII SMP. Kata mamaku aku ganteng dan wajahku ternmasuk yang banyak di sukai temen teman cewek dikelasku. Itu sih kata ku he.. he.. he.. Tapi sebenarnya aku orangnya pemalu teman dekatku tidak ada yang perempuan, teman temanku yang lain sekedar saja.

Aku termasuk orang yang tertutup. Tapi aku juga bisa sekali kali membuat teman teman ku tertawa.

Pagi itu seperti biasa mamaku dengan ciri khasnya membangunkan ku yang membuatku ingin tidur lagi dipangkuannya.

“Bangun anak bandel, udah pagi nih… Jangan tidur lagi” omel mamaku. Dan aku makin mencari tangannya untuk ku peluk dan melanjutkan tidurku. Aku sengaja biar mama tetap disampingku. Dan ini membuatku bahagia.

Mamaku dia adalah manusia terkuat menurutku. Dia bekerja diluar rumah dan masih sangup mengurus kami dan keluarga, waktunya sedikit untuk tidur dan semua keperluan kami mampu dikerjakannya.

Dia sosok paklawan bagiku. Ketika aku bingung dalam pelajaran mamakulah ynag selalu menolongku. Dan satu lagi mamaku itu pembohong besar.

Mengapa aku bilang begitu. Mengapa aku bilang begitu saat aku minta dibangunkan pada pukul 6 pagi, mama membangunkanku dan ketika kutanya sudah jam berapa dia bilang sudah jam 8. Sontak aku terbangun dan buru masuk kamar mandi terasa air sangat dingin merasuk ke tulangku.

Mamaku tersenyum di dapur melihat kelakuan ku, sepertinya puas sekali melihatku kedinginan.

Selesai mandi ku perhatikan jam diding di rumang makan dan ternyata masih jam 5 pagi. Aku kedinginan dan mama senang telah berhasil mengerjaiku.Dan aku bersyukur aku bisa lebih pagi berangkat kesekolah.

Aku punya teman-teman yang bervariasi karakternya, ada yang baik ada yang jahil dan ada juga yang selau mau menang sendiri.

Kevin, dia adalah teman yang sering mengerjaiku, dia tidak peduli aku sedang apa. Walau pun aku sedang dalam keadaan senag ataupun dalam keadaan sedih dia selalu menjahiliku.

Waktu itu ada seseorang yang tidak senang denganku, dia selalu menghinaku, membulliku dan mencaciku. Dia ssepertinya ingin selau berada didepanku atau diatasku. Dia adalah Marvin.

Pada jam istirahat, Marvin menfitnahku dengan mengatakan bahwa aku mengambil barang barang temanku.

Lalu guru wali kelas ku menghampiri kami.
“ Candra, apa benar kamu mengambil alat alat belajar temanmu? ‘ Tanya Ibu Guru
“ Tidak Bu, Marvin sedang mencoba menfitnah saya dan Marvin mencoba menfitnah saya” jawabku.
“ Coba, anak anak keluarkan semua apa yang ada dalam isi tas kalian!” perintah Ibu guru dengan tegas. Semua siswa mengeluarkan isi tas nya dan memeriksa apakah ada barang mereka yang hilang.

Ternyata tidak ada satupun diantara mereka yang merasa kehilangan. Ibu guru menggelang geleng kepala melihat ke arah Marvin.
“ Jadi benar Marvin kamu hanya menfitnah Candra agar kamu menjadi yang terbaik dari Candra.

Bukan begini caranya Marvin” kata Ibu guru.
“ Maafkan saya bu, saya tidak mau hanya Candra menjadi siswa yang selalu dipandang oleh semua warga sekolah” kata Marvin dengan jujur.

Terlihat wajah marvin memerah karna malu atas perbuatannya.
“Sekarang minta maaf pada Candra dan kamu harus janji tidak akan mnegulang kelakuan ini lagi” perintah ibu guru.

“Iya Bu. Maafkan aku Candra” Kata Marvin.
“ Tidak apa Marvin aku mengerti perasaanmu” jawabku lagi
“ apakah kita masih bisa berteman” tanya Marvin dengan penih harap.
“ Tentu sekarang kita teman” Kata Candra sambil menggenggap erat tangan Marvin dan mereka saling berpelukan.

Kemudian suasana menjadi tenang dan mengharukan Ibu guru menjelaskan kalau ingin bersaing, bersainglah secara sehat dan tentang kebaikan. Jangan bersangin dengan hal-hal yang tidak ada manfaatnya. Jadikan teman sebagi pendorong motivasi kita untuk menjadikan kita orang yang sukses dan selalu menjalin silaturrahmi.

Karena silaturrahimlah yang membuat umur kita panjang. Itulah penjelasan Ibu Guru kepada aku dan teman teman ku. Aku jadi bersyukur atas kejadian ini. Aku bisa mnegambil hikamh dari kejadian ini agar aku juga harus bisa menjadi teman yang baik untuk semua orang di sekelilingku.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

31,112FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Related News

Indonesia
6,051,205
Total confirmed cases
Updated on May 18, 2022 09:48
Indonesia
156,481
Total deaths
Updated on May 18, 2022 09:48
Indonesia
3,898
Total active cases
Updated on May 18, 2022 09:48