Mahasiswa UNMUHA Gelar Aksi Solidaritas Untuk Palestina Merdeka

KABARDAILY.COM  –  PENDIDIKAN   | Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Aceh melakukan aksi solidaritas untuk rakyat Palestina melalui kegiatan panggung bebas di halaman Sumpah Mahasiswa, Kampus UNMUHA, Banda Aceh, Selasa (17/10/2023).

Aksi solidaritas tersebut menampilkan beberapa atraksi diantaranya live musik, cagar ilmu, orasi, puisi dan lain sebagainya yang dihadiri oleh puluhan mahasiswa UNMUHA dan kampus lainnya disekitar Banda Aceh dan Aceh Besar.

Salah seorang aktivis Mahasiswa UNMUHA, Revan mengatakan Universitas Muhammadiyah Aceh semenjak berdirinya yaitu tahun 1987 hingga saat ini telah dikenal sebagai kampus yang aktif dalam melakukan kegiatan-kegiatan yang berkompeten baik diranah akademisi maupun kemahasiswaan, mereka juga sering membuat kegiatan-kegiatan kecil-kecilan yang bersifat kolektif sama halnya seperti kegiatan kali ini dengan tujuan untuk menghidupkan suasana kampus yang aktif dan sadar terhadap peran/fungsi Mahasiswa.

” Kami sangat senang dan terharu masih dapat melaksanakan aksi yang inovatif ini,” ujar Revan.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak terkait yang telah mendukung kegiatan, khususnya untuk para dosen dan akademika kampus UNMUHA. ” Terima kasih atas dukungannnya dan kami berharap kegiatan seperti ini tetap terus didukung keberlanjutannya,” imbuhnya.

Revan mengaku kegiatan tersebut bertujuan untuk menyadarkan kembali Mahasiswa dan Masyarakat yang ada dikampus UNMUHA, bahwa PALESTINA adalah saudara Kita. Hak hidup mereka wajib kita perjuangkan dan kita lindungi dengan seluruh kemampuan dan kekuatan yang kita miliki.

“Aksi ini untuk menyadarkan kembali Mahasiswa dan Masyarakat yang ada dikampus UNMUHA, bahwa PALESTINA adalah saudara Kita,” tegas Revan.

Kegiatan tersebut turut dilakukan orasi beberapa Mahasiswa, yang dalam orasinya menuntut hal yang sama mengenai kutipan pembuatan UUD 1945, yaitu Sebagai Manusia Intelektual (Mahasiswa), yang tidak mau Penjajahan di atas dunia yang telah ditegaskan dalam UUD 1945 merupakan sesuatu yang harus dihapuskan, namun ketika terjadi kita seakan menghianati pesan UUD tersebut. Bagi kami, tidak ada kemerdekaan jika mulut TERKUNCI dan PIKIRAN di bungkam.