Irwan Djohan-Khairul Amal Komit Terapkan Teladan Nabi Muhammad dalam Memimpin Banda Aceh

BANDA ACEH,KABARDAILY.COM – Pasangan Teuku Irwan Djohan dan Khairul Amal berkomitmen mengikuti jejak Rasulullah SAW dalam memimpin kota ini.

Hal itu itu disampaikan pasangan tersebut pada deklarasi sebelum bergerak ke kantor KIP Banda Aceh untuk mendaftar, Kamis 29 Agustus 2024 di Asrama Haji Banda Aceh yang dihadiri ribuan pendukung.

“Insya Allah kami akan menjadikan Banda Aceh sebagai kota yang Islami. Kota yang islami, maju, bersih, aman, dan nyaman bagi semua warganya, serta menjadi teladan bagi kota-kota lain, “katanya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, kami berusaha agar kepemimpinan kami berdua, saya dan pak Walikota Teuku Irwan Djohan dapat mewujudkan :

1. Pemerintahan yang Amanah dan Adil
Nabi Muhammad SAW adalah pemimpin yang memprioritaskan keadilan dan amanah. Beliau memimpin untuk semua kalangan, semua suku, semua agama, dengan adil, dengan satu consensus yaitu Piagam Madinah. Karena itu kami bertekad agar kepemimpinan kami dirasakan keadilannya, amanahnya, dan manfaatnya oleh seluruh warga kota banda aceh.

2. Pelayanan Publik yang Inklusif (merata) dan Efisien.
Dalam Islam melayani sesama adalah bagian dari ibadah. Rasulullah bersabda: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.” Pemerintahan yang kami bangun adalah pemerintah yang melayani warganya secara merata, adil dan efesien, tanpa membeda-bedakan suku, ras, agama dan kepercayaan mereka. Kami hadir untuk melayani bukan untuk dilayani.

3. Perekonomian yang Berkeadilan
Nabi Muhammad SAW menekankan pentingnya keadilan dalam ekonomi. Bukan hanya berkeadilan akan tetapi ekonomi dibangun dengan penuh keberkahan. Bagaimana caranya ? Caranya adalah baginda Rasulullah Muhammad SAW membangun pondasi ekonomi dengan mengikuti syariat Allah SWT. Ekonomi syariah yang penuh keberkahan membawa kepada kemakmuran. Beliau menerapkan ekonomi non RIBAwi.

Dimana Ketika memimpin Madinah, baginda Rasulullah SAW mendorong para pelaku usaha termasuk pengusaha kecil dan menengah untuk berkembang, maju dan Makmur.

4. Pelayanan Pendidikan yang Berkualitas dan Inklusif
Rasulullah SAW menekankan pentingnya menuntut ilmu bagi setiap individu. Tuntutlah ilmu dari ayunan sampai ke liang lahat. Tuntutlah ilmu walau ke negeri china. Sesungguhnya Allah meninggikan derajat orang-orang yang berilmu itu beberapa derajat.

Karena itu kami bertekad untuk mewujudkan Pendidikan yang berkualitas, berkarakter, mudah dan murah, untuk seluruh warga Kota secara adil, setara dan merata. Pendidikan yang mendasarkan filosofinya pada Alquran, sehingga mampu mencetak generasi Qurani yang beriman dan bertaqwa serta mampu bersaing secara global.

5. Pelayanan Kesehatan yang Adil dan Terjangkau
Rasulullah SAW selalu peduli terhadap kesehatan umatnya. Beliau juga selalu mendorong umatnya untuk menjaga kesehatan. Beliau adalah individu yang paling sehat jiwa dan raganya. Sehat Jasmani dan ruhaninya. Karena nya Kota Banda Aceh harus menjadi kota yang sehat, yang bebas dari berbagai penyakit endemi, epidemi maupun pandemi. Bebas dari stunting. Kota Banda Aceh ZERO stunting. Karena itu Pemerintahan kami ,insya Allah, akan terus berupaya mewujudkan pelayanan Kesehatan yang adil dan terjangkau bagi seluruh warga kota.

6. Kebersihan dan Pelestarian Lingkungan Hidup
Rasulullah SAW sangat menjaga lingkungan dan kebersihan. Beliau bersabda: “Kebersihan adalah sebagian dari iman.” Beliau juga mengajarkan umatnya untuk tidak merusak alam dan menjaga kelestarian lingkungan. Insya Allah, kami, jika terpilih, insya Allah, akan mewujudkan Banda Aceh Kita menjadi kota yang bersih, tertib, indah, aman, nyaman dan Lestari serta berkelanjutan.

7. Pengentasan Kemiskinan.
Kefakiran itu dekat dengan kekufuran. Karena itu Rasulullah SAW mengajurkan ummat nya agar menjadi kaya. Beliau mendorong umatnya untuk selalu berbagi dengan sesama. Beliau bersabda: “Barang siapa yang menghilangkan kesusahan seorang mukmin di dunia, Allah akan menghilangkan kesusahannya pada hari kiamat.”

Kami berkomitmen untuk menjalankan program-program pengentasan kemiskinan di Banda Aceh, salah satunya melalui optimalisasi zakat, infaq, sedekah, dan program sosial lainnya dengan mengoptimalkan lembaga Baitul Maal Banda Aceh. Baitul Maal menjadi garda terdepan dalam mengentaskan kemiskinan. Karena nya Baitul Maal juga harus menjadi Lembaga yang transparan, akuntabel, terbuka, parsipatif dan profesional sehingga dipercaya oleh ummat.

Diakhir pidato ini kami menegaskan Kembali tekad kami, bahwa
Pasangan Teuku Irwan Djohan dan Khairul Amal berkomitmen untuk mengikuti jejak Rasulullah SAW dalam memimpin kota ini.

Dengan semangat Rahmatan Lil Alamin, insya Allah kami akan menjadikan Banda Aceh sebagai kota yang Islami. Kota yang islami, maju, bersih, aman, dan nyaman bagi semua warganya, serta menjadi teladan bagi kota-kota lain.[*]