SANTERDAILY.COM | BANDA ACEH – Pengurus dan Panitia Pelaksana Himpunan Masyarakat Sawang (Himmas) menargetkan peringatan dan perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw tahun ini pada hari Minggu, 10 Februari 2019 di Banda Aceh.
Acara yang digagas dan dilaksanakan oleh HIMMAS tahun ini agak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dimana para pemuda dan mahasiswa Sawang diberi kewenangan penuh untuk menjalankan program ini. Ada pun rapat evaluasi panitia acara dilaksanakan di Warkop Aneuk Kupi Lamnyong, Sabtu (5/1/2019) Siang.
Ketua Umum Himmas Drs. Aiyub Yunus mengatakan, Kegiatan Maulid Nabi Muhammad Saw, salah satu program Peringatan Hari Besar Islam (PHBI), juga merupakan program rutin HIMMAS dalam merayakan dan memperingati hari besar umat Islam yang setiap tahunnya diselenggarakan di Banda Aceh.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw adalah program dan kegiatan rutin HIMMAS, selain meneladani kehidupan Rasulullah Saw dalam menyebarkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat, fungsi Maulid Nabi ini juga dapat menjaga persaudaraan, persatuan dan kesatuan masyarakat dan umat,” kata Ketua HIMMAS tersebut.
Aiyub menambahkan, “Kegiatan ini lebih awal kita persiapkan termasuk diberikan kewenangan kepada para pemuda dan mahasiswa Sawang dalam bentuk kepanitiaan. Kita serahkan wewenang ini sepenuhnya kepada mereka untuk menjalankan program ini dengan penuh dedikasi,” ujar Aiyub Yunus.
Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Aceh (PA) kelahiran 10 Mei 1958 tersebut melanjutkan, item dan poin yang menjadi tujuan utama terselenggaranya kegiatan Maulid ini yang digelar rutin setiap tahun adalah ingin mempererat, merekatkan, dan memperkuat silaturrahmi Warga Sawang serantau.
“Kita targetkan warga Sawang yang berdomisili di Aceh Selatan, Banda Aceh, dan Aceh Besar agar bisa berhadir. Mereka kita undang semua, terrmasuk para tokoh Sawang serantau (Anggota Dewan, Pejabat, Tokoh Masyarakat, Ketua Paguyuban, Perangkat Kecamatan Sawang, dll). Kita harapkan dengan momen ini kita bisa hadir semua agar silaturahmi ini dapat tersambung kembali,” kata pria yang sering disapa Nek Aiyub tersebut.
Maulid Nabi Muhammad SAW ini biasanya diperingati setiap 12 Rabiul Awal jika dalam kalender Islam. Berbagai upacara dan tradisi digelar, semuanya bertujuan untuk memuliakan Nabi Muhammad SAW, menyambung tali silaturahmi, menjaga persaudaraan dan persatuan umat, serta poin terpenting adalah dapat mendekatkan diri dan meningkatkan lagi keimanan serta ketakwaan kita semua kepada Allah Swt.
*Penulis: Riri Isthafa Najmi FAMe*




















