KABARDAILY.COM | BANDA ACEH–-Himpunan Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika (HIMMAGDIKA) FKIP Universitas Syiah Kuala mengadakan General Studium (kuliah umum) bersama dengan dosen dan alumni.
Kuliah umum dengan tema “Mewujudkan Pendidikan Matematika Sebagai Wadah Berprestasi dan Berkarya” dilaksanakan pada hari Sabtu (16/11/2019) di Auditorium Lama Lantai 2 FKIP Unsyiah dengan pemateri Erna Wirda SPd MPd dan Feri Irawan SSi MPd.
Imam Muslim selaku ketua panitia mengatakan bahwa guru tidak hanya dilahirkan untuk menjadi generasi yang bisa diteladani oleh siswa, akan tetapi generasi pendidikan juga mampu berprestasi dan mengukir banyak karya untuk kemajuan pendidikan di Indonesia.
“Mudah-mudahan acara ini ini tidak hanya menjadikan kita sebagai generasi pendidik yang diteladani, akan tetapi kita sebagai generasi pendidik juga harus mampu menjadi generasi yang terus berkembang dan berprestasi dalam dunia pendidikan”, lanjut beliau.
Ketua Jurusan Program Studi Magister Pendidikan Matematika, Dr. M. Ikhsan, M.Pd mengatakan bahwa acara seperti ini hendaknya dirutinkan dan dibuat berkelanjutan agar membuat mahasiswa Magister Pendidikan Matematika menginspirasi dan berprestasi untuk masyarakat umum, sehingga mampu meningkatkan pendidikan di Indonesia terutama di Provinsi Aceh.
“Acara seperti ini harapannya bisa dilakukan secara rutin dan mendiskusikan lebih banyak mengenai hal seperti ini agar timbul minat dan motivasi bagi setiap mahasiswa dan alumni program Studi Magister Pendidikan Matematika menjadi lebih berprestasi dan mampu berkarya untuk pendidikan Aceh dan Indonesia,” harapnya.
Sementara Erna Wirda dalam paparannya sebagai narasumber mengatakan bahwa “Matematika membuat hidup menjadi lebih mudah. Bahkan dengan matematika, kita bisa jalan jalan keliling dunia dengan gratis.
“Matematika membuat kita berkembang. Jika kita ingin berkembang, kita harus berada satu Langkan di depan orang lain. Gagal bukan masalah, yang penting kita mencoba,” pungkasnya.
Feri Irawan sebagai narasumber kedua juga mengatakan hal serupa “tidak masalah kita tinggal di desa, namun karya dan prestasi kita harus go internasional. Setiap prestasi perlu dipersiapkan secara matang agar kita mampu bersaing dengan negara lain,” ujar juara 1 guru berprestasi SMK propinsi Aceh ini.
Kontributor : Maswadi




















