Fakultas Teknik USK Gelar FGD Model Pengembangan Wisata Religi pada Kawasan Permukiman Pesisir Rawan Bencana

BANDA ACEH,KABARDAILY.COM – Departemen Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik USK menggelar Fokus Group Diskusi (FGD) Model Pengembangan Wisata Religi pada Kawasan Permukiman Pesisir Rawan Bencana, Rabu 22 Oktober 2025 di Aula Bappeda Kota Banda Aceh.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wali Kota yang diwakili Staf Ahli Bidang Keistimewaan Kota Banda Aceh, Drs Ridwan.

FB IMG 1761127173148

Dalam sambutannya mengatakan Wali Kota Banda Aceh sangat mendukung kegiatan yang digelar oleh Fakultas Teknik USK dalam rangka penelitian, semoga hasilnya nanti dapat mendukung pengembangan wisata religi di Kota Banda Aceh.

“Apalagi bahasan FGD juga menyangkut tentang kawasan rawan bencana, sehingga masyarakat di Banda Aceh maupun para wisatawan dapat memahami kondisi kawasan wisata yang mereka kunjungi, “katanya.

“Perlu kami sampaikan bahwa Wali Kota juga sangat konsern dengan kawasan wisata religi dan telah melakukan kolaborasi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) dalam upaya menjaga cagar budaya, “pungkasnya.

Sementara itu Wakil Dekan Teknik
Ir Ramzi Adriman MT MSc mewakili Dekan Teknik USK menyampaikan Kota Banda Aceh merupakan kota bersejarah dan berbudaya, banyak hal yang telah tergerus oleh waktu yang tidak terawat dengan baik.

“Untuk itu dengan kegiatan FGD ini dapat menjadi suatu wadah untuk melestarikannya mengingat Aceh dan khususnya Banda Aceh merupakan daerah yang rawan bencana, “ajaknya.

Kegiatan FGD mengundang berbagai unsur stakeholder diantaranya Disbudpar Provinsi, Dinas Pariwisata Kota  Banda Aceh, para dosen, mahasiswa, serta undangan lainnya.

Sementara narasumber pada Pemaparan 1, Analisis dan Pemahaman Konteks oleh Dr Dyah Erti Idawati MT, pemaparan 2, Perumusan Model Pengembangan oleh Dr Dyah Erti Idawati MT dan Fahmi Aulia ST MT.

Acara FGD yang merupakan bagian dari kegiatan penelitian ini berlangsung dengan baik yang menghasilkan beberapa rekomendasi dalam upaya mendukung pengembangan wisata religi pada kawasan permukiman pesisir rawan bencana.[*]