SINGAPURA,KABARDAILY.COM – Internasional Seminar Manuskrip Melayu ke-2, 2024 di Singapore dengan tema ” Memikirikan Kembali Budi Melalui Manuskrip Melayu”. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kumpulan Akademik Bahasa dan Kebudayaan Asia (Bahasa Melayu) dan Lembaga Perpustakaan Negara. Pelaksana dan Panitia semua dari Nanyang Technological University. Singapore, Sabtu 17 Febuari 2024.
Kegiatan tersebut mengikutsertakan Mahasiswa Magister PBA sebagai penulis artikel ilmiah yaitu Mishbahul Munir dan Maysarah, serta dosen dari Prodi Magister PBA yaitu Dr. Azwir, MMLS.

Tulisan tersebut berjudul “Hikayat Bayan Budiman : Analisis Unsur Penokohan dan Konsep Moral Islam” dan Mishbahul Munir yang mewakili presentasi artikel tersebut dan dipandu oleh Dr. Noridah Kamari pada sesi ke-dua.
Selain Prodi Magister PBA yang punya kesempatan dlm seminar internasional juga ada Prodi S3 Fikih Modern yaitu Kasdim Bustami dengan judul artikel “Konsep Budi Dalam Artikel Melayu” merupakan perwakilan dari Pascasarjana UIN Ar Raniry Banda Aceh dan dipandu langsung oleh Tuan Herman Rothman
Kegiatan tersebut disambut baik dan para audience sangat antusias karena isi dari artikel yang dirujuk dari sumber primer asli yaitu manuskrip. Hikayat manuskrip sangat besar pengaruhnya dalam dunia pendidikan terutama unsur pendidikan pada anak-anak.
Munir juga menyampaikan pesan dari Prof Eka Srimulyani untuk Dr. Saedahah Puan dan Dr Kartini “Salam dari Prof Eka Srimulyani, kita akan melanjutkan Kerjasama dengan UIN Ar Raniry Banda Aceh Untuk meneruskan kerjasama dalam kajian penelitian termasuk kajian manuskrip” ujar Munir.
Para doktor tersebut menyambut hal baik salam dan pesan tersebut untuk tetap bekerjasama dengan NTU (Nanyang Technologycal University).
Selanjutnya, Dr. Saedah dan Dr. Kartini Bte Anwar menyampaikan salam kasih yang mendalam kepada Prof. Eka Semoga dapat segera berjumpa kembali di waktu lain. Semoga NTU dan Ar-Raniry dapat mengikat kerjasama dalam kajian2 ilmiah dan studi budaya di masa mendatang.
Kegiatan ini diikuti oleh negara-negara dari rumpun melayu seperti Malaysia, Australia, Indonesia dan Singapura. Walaupun negara tersebut negara yang berbeda namun terdapat kesamaan rumpun yaitu rumpun melayu yang sangat erat kaitannya dengan manuskrip melayu.
Pembicara terdiri dari kampus serumpun melayu. Indonesia mewakilkan empat kampus, dan salah satunya dari UIN Ar Raniry Banda Aceh.
Kegiatan tersebut salah satu bentuk kerjasama dan komitment UIN Ar Raniry dengan Universitas Luar Negeri untuk meningkatkan kualitas pendidikan bahasa Arab di UIN Ar Raniry Banda Aceh bahwa Prodi Pendidikan bahasa Arab memiliki mutu yang baik dikancah internasional dan berperan penting dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan kebudayaan ditingkat perguruan tinggi.
Ucapan terimakasih kepada Direktur Pascasarjana Prof. Eka Sri Mulyani, MA., Ph.D., Kaprodi S2PBA Dr. Syahrul Riza, MA dan Kaprodi S3 Fikih Modern Prof Dr. Syahrizal Abbas, MA yang telah memberi dukungan sepenuhnya sehingga bisa presentasi di seminar internasional Manuskrip Melayu ke – 2 tahun 2024.[*]




















