Irfandi Pembina Upacara di SMKN 1 Jeunieb, Imbau Gunakan Hak Pilih

BIREUEN,KABARDAILY.COM – Guru Sejarah sekaligus wali kelas X TKRO Irfandi, SPd didapuk sebagai pembina upacara di SMKN 1 Jeunieb, Senin 12 Februari 2024. Upacara yang dilaksanakan di lapangan bagian tengah sekolah itu dimulai sekitar pukul 07.45 WIB yang diikuti seluruh guru, tenaga kependidikan, dan siswa.

Dalam sambutan sebagai pembina upacara, Irfandi menyampaikan 2 hal: pertama tentang pentingnya taat atau patuh terhadap aturan sekolah yang berlaku, dan kedua terkait penggunaan hak pilih pada Pemilu tanggal 14 Februari 2024.

Terkait taat aturan sekolah, Irfandi menyampaikan dengan menaati peraturan di sekolah, dapat melatih siswa disiplin. Sedangkan, mengabaikan sikap disiplin dan tidak menaati tata tertib sekolah dapat merugikan diri sendiri. Ketika memilih sekolah yang ingin dituju, berarti harus siap untuk menaati segala aturan yang berlaku didalamnya.

Keberadaan tata tertib menjadi sangat penting untuk membantu siswa mencapai tingkat pendidikan yang lebih baik melalui sifat disiplin dan rasa tanggung jawab yang tinggi. Kedua hal ini adalah salah satu softskill yang penting dimiliki oleh setiap manusia agar kehidupan mereka ketika dewasa menjadi lebih baik dan terarah.

Softskill menjadi salah satu keterampilan yang tidak secara langsung diajarkan di kelas, melainkan sesuatu yang perlu dibiasakan. Dan sekolah adalah tempat yang tepat untuk melatih kebiasaan tersebut

Berkenaan dengan Pemilu tanggal 14 Februari, Irfandi mengimbau para guru, tenaga pendidik dan siswa-siswi yang sudah punya hak pilih untuk menggunakan hak pilih mereka secara bebas, tanpa tekanan dari siapapun.

“Tidak seorangpun yang boleh melakukan intervensi terhadap seorang lainnya dalam penggunaan hak pilih dalam Pemilu, termasuk guru terhadap murid-muridnya. Guru hanya boleh membimbing dengan memberikan pemahaman yang benar kepada murid-murid sebagai pemilih pemula tentang bagaimana cara memilih dan konsekuensi dari sebuah pilihan,” kata Irfandi

Ia juga menyampaikan bahwa Pemilu 2024 sangat strategis bagi bangsa dan negera ke depan. Sebagaimana diketahui, tahun 2045 adalah tahun yang sudah dipatok atau ditarget sebagai Indonesia Emas. Tahapan-tahapan dari target itu harus sudah dimulai dari sekarang. Sebab itu, kita membutuhkan Presiden yang mampu memandu segenap bangsa Indonesia menuju Indonesia Emas tersebut.

“Agar para pemilih pemula dapat menetapkan pilihannya dengan tepat pada Pemilu tanggal 14 Februari 2024 nanti, saya sarankan para siswa-siswi SMKN 1 Jeunien untuk meluangkan waktu menonton film “Dirty Vote” yang mulai tayang di kanal YouTube pada hari Minggu 11/2/2024 kemarin. Film ini, Insyaallah, akan menambah referensi bagi para siswa dalam menentukan pilihan nantinya,” tambahnya.[*]