Masyarakat Tumbo Baro mulai Panen Raya, Mesin Hilangkan Budaya Meuseuraya

Aceh Besar,kabardaily.com – Masyarakat petani gampong Tumbo Baro Kecamatan Kuta Malaka dan beberapa gampong lainnya di Aceh Besar saat ini sedang melaksanakan panen raya.

Suasana panen raya dalam beberapa tahun ini tidak lagi semarak seperti biasanya, sebelumnya secara berkelompok,sistim meu uro, teu meu upah dan meuseuraya (gotong royong)petani hadir ke sawah untuk panen padi secara bersama sama.

FB IMG 1634458159730

Akan tetapi dengan kehadiran mesin pemotong padi secara perlahan telah mengikis lapangan kerja dan budaya meuseuraya. Kehadiran teknologi di bidang pertanian menjadi hal yang tak terelakkan, di satu di sisi bisa menurunkan beban biaya/ongkos panen tetapi di sisi lain menghilangkan mata pencarian/lapangan kerja dan semangat ke gotong royongan.

Para petani di kawasan Tumbo Baro patut bersyukur hasil pertanian tahun ini meningkat, kondisi lahan pada saat panen lebih kering sehingga memudahkan kehadiran mesin untuk pemotongan padi, hal ini tidak terlepas dengan situasi cuaca yang cerah dan telah selesainya di bangun beberapa ruas jaringan irigasi pembuang Blang Tumbo, termasuk program usulan anggota DPR RI H Irmawan SSos MSi yang telah selesai di laksanakan melalui P3A dalam tahun 2021.

Ketua kelompok tani P3A Hareukat Maju Gampong Tumbo Baro Abdullah, di dampingi Kadus Blang Jailani dan pembina P3A H Khalid Wardana, minggu (17/10) meninjau langsung kegiatan panen raya dan menyemangati para petani serta menghimbau kepada petani untuk menjaga dan merawat saluran irigasi yang telah di bangun, jangan membiarkan mesin pemotong padi menginjak saluran dan menyebabkan kerusakan saluran dan harus di jaga bersama sama , harap Abdullah, mantan mantri tani.

Petani Blang Tumbo mengucapkan terima kasih yang setinggi tingginya kepada H Irmawan, anggota DPR RI yang sangat peduli kepada petani, bahkan di rencanakan akan berlanjut program peningkatan pembangunan saluran irigasi di masa mendatang.