SANTERDAILY.COM | BANDA ACEH — Himpunan Mahasiswa Aceh Selatan (HAMAS) melaksanakan musyawarah besar (Mubes) VII pada 30-31 Desember 2018 lalu di aula PKBI-Aceh, Jeulingke. Namun sempat terjadi deadlock (tidak menemui titik temu).
Pasalnya, belum selesainya pembahasan draft AD/ART HAMAS untuk dirampungkan. Sehingga Mubes dilanjutkan kembali pada (12/1/2019) di tempat yang sama hingga dini hari.
Mubes dihadiri sekitar 100 mahasiswa dari perwakilan 18 Paguyuban Kecamatan se Kabupaten Aceh Selatan, masing – masing Paguyuban mengirimkan 6 delegasi yang terdiri dari 5 peserta Penuh dan 1 peserta Peninjau. Adapun tema yang diusung “Mubes HAMAS 2018, kita tingkatkan peran organisasi dalam pembangunan daerah menuju Aceh Selatan hebat”.
Mubes ini di jadwalkan mulai pukul 20.00 WIB dalam rangka proses pemilihan Ketua Umum dan Sekretaris Umum. Akan tetapi, proses Mubes ini molor hingga pukul 22.00 WIB.
Kendati demikian, jalannya Mubes ini diakomodir dengan baik di bawah Presidium Sidang 1 Muhammad Hasbar, Presidium Sidang 2 Septian Yama Chandra, Presidium Sidang 3 Muhammad Farsi.
Usai musyawarah hingga pukul 04.00 WIB dini hari, disebabkan banyaknya hujan interupsi dari para peserta Mubes. Alhasil, dengan proses dinamika yang panjang terpilih Mitra Saputra sebagai Ketua Umum, Rusdi Hendri Gusmita sebagai Sekretaris Umum.
Paslon Mitra dan Rusdi yang mendapatkan nomor urut 2, memperoleh suara terbanyak dengan perolehan 52 suara.
Mengalahkan rival kandidat nomor urut 1, Yulizar dan Samsul Rizal dengan perolehan 39 suara. Sementara itu, suara yang rusak adalah 1 suara.
Mitra, usai pemilihan berlangsung, berterima kasih kepada seluruh peserta yang sudah berpartisipasi dalam menyukseskan pelaksanaan Mubes HAMAS ke VII ini dengan baik dan tertib.
“Mari bersinergi untuk membangkitkan kembali eksistensi organisasi HAMAS kedepan dengan semangat solidaritas antar mahasiswa Aceh Selatan,” pungkas Mitra.
Penulis: Riri Isthafa Najmi




















