SANTERDAILY.COM | ACEH BESAR—-Pemerintah Aceh Besar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sedang melaksanakan Uji Kompetensi Kepala Sekolah (UKKS) SD Negeri dan SMP Negeri dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar.
Sebanyak 234 kepala sekolah yang sedang menjabat dan guru yang telah memiliki Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS) mengikuti ujian kompetensi. Ke-234 kepsek dan guru itu terdiri atas 185 dari jenjang SD dan 49 orang peserta dari jenjang SMP.
Panitia pelaksana, Cut Jarita Susanti SPd, menyampaikan proses UKKS sedang berlangsung dan para kepala sekolah yang sedang menjabat maupun guru yang sudah memiliki Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS) yang berjumlah 234 orang dengan rincian jenjang SD sebanyak 185, SMP sebanyak 49 orang sudah mengikuti ujian CAT pada 30-31 Desember 2019 lalu.
“Sementara tes selanjutnya, wawancara dan presentasi akan dilakukan pada 9-11 Januari 2020,” katanya.
“Uji Kompetensi Kepala Sekolah (UKKS) dibuka secara umum baik kepada kepala sekolah yang sedang menjabat maupun guru yang sudah memiliki NUKS atau pernah mengikuti diklat Calon Kepala Sekolah (CKS),” terangnya lagi.
Sementara itu Kadisdikbud Aceh Besar, Dr. Silahuddin, M.Ag mengatakan tujuan pelaksanaan UKKS ini untuk mendukung program Sistem Pendidikan Terpadu (SPT). “Ini adalah keinginan Bapak Bupati Ir H Mawardi Ali yang menginginkan program SPT benar-benar berjalan, salah satu upayanya dengan merekrut kepala sekolah yang unggul,” terang Silahuddin.
Lanjut Silahuddin hasil tes UKKS ini nantinya akan dengan standar nilai yang tinggi menjadi prioritas ditempatkan sebagai kepala sekolah di sekolah SPT.
“Selain itu juga berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah untuk mendukung program SPT, di antaranya terus berusaha melengkapi sarana dan prasarana, Sumber Daya Manusia (SDM) yang terdiri atas kepala sekolah, guru, dan tenaga administrasi yang menjadi leader dan pelaksana di sekolah dimaksud,” tambahnya.
Menurut Silahuddin dalam tes UKKS ini para kepala sekolah dan guru yang sudah memiliki NUKS tidak hanya dites mengenai tes akademik namun juga tes kepribadian serta komitmennya terhadap pendidikan. “Setelah dites awal dengan tes CAT, mereka akan diwawancarai dan mempresentasikan makalah dengan tema “Strategi Pengembangan Sekolah Berkarakter Islami,” lanjut Kadisdikbud.
“Sementara untuk tenaga penguji berasal dari Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh Besar dan unsur Pengawas Sekolah, serta Akademisi. Sedangkan Disdikbud hanya sebagai pelaksananya saja,” ungkap Silahuddin.
“Untuk teknis pelaksaan UKKS tim Didikbud sudah duduk bersama dengan tim penguji yang terdiri atas MPD, Pengawas Sekolah, dan Akademisi untuk mempersiapkan pelaksanaan tes berjalan dengan baik,” tutup Silahuddin.[]




















