SANTERDAILY.COM | ACEH BESAR—PT Solusi Bangun Andalas menggelar workshop Evaluasi Program Beasiswa yang diberikan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) Rabu (18/12/2019) bertempat di SMAN 1 Lhoknga Aceh Besar.
Kegiatan workshop diikuti oleh pejabat dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, pihak kecamatan, tokoh masyarakat dan pihak sekolah yang ada di kecamatan Lhoknga dan Leupung. Workshop ini bertujuan untuk menjadi salah satu sumber masukan dan referensi untuk perbaikan program beasiswa ini di waktu mendatang, masukan dari para peserta sangat berarti yang nantinya akan di bawa dalam forum diskusi lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait.
Kepala Disdikbud Aceh Besar diwakili oleh Sekretaris Dinas, Fata Muhammad SPdI MM menyambut baik workshop evaluasi beasiswa ini. “Dengan kegiatan ini membuka peluang bagi kami untuk memberikan masukan-masukan mengenai program-program yang berkenaan dengan dana CSR dari PT SBA,” katanya.
Fata Muhammad menambahkan, Disdikbud Aceh Besar mendorong pihak SBA tidak hanya memberikan beasiswa namun juga untuk dapat memberikan bagian dari dana CSR ini untuk perekrutan dan pembiayaan guru kontrak di dalam dua kecamatan, Lhoknga dan Leupung. ” Ini sebagai solusi untuk mengatasi kekurangan guru di dua daerah tersebut,” harapnya.
Sementara itu, Assistant General Manager PT SBA, Aidil Azwani mengatakan sejak tahun 2012 – 2019, SBA sudah memberikan beasiswa kepada 2,900 pelajar dari berbagai tingkatan dari tingkatan madrasah ibtidaiyah sampai dengan tingkat universitas.
“Beasiswa yang diberikan ini adalah salah satu bentuk komitmen PT SBA dalam pengembangan sumber daya manusia secara terus menerus. PT SBA akan terus menjadi mitra pemerintah dalam mendukung program-program pemerintah terutama dalam hal pengembangan sumber daya manusia,” katanya.
“Karena bagi SBA pengembangan dalam sumber daya manusia adalah hal yang sangat penting apalagi jika dikaitkan dengan kelancaran dari operasional perusahaan, dimana 97% dari karyawan tetap yang bekerja di pabrik Lhoknga adalah putra putri terbaik dari Aceh dan yang lebih membanggakan lagi 60% nya adalah putra putri dari Lhoknga dan Leupung,” lanjutnya.
“Kelancaran program-program kemasyarakatan sangat terkait dengan kelancaran operasional dari perusahaan, karena itu kami mengharapkan kita bisa sama-sama menjaga kelancaran dari operasional pabrik agar semakin banyak hal-hak yang positif dan bermanfaat utk masyarakat bisa di wujudkan,” ungkap Aidil.
“Intinya kami akan terus menjadi partner pemerintah dan menjadi tetangga yang baik bagi masyarakat sekitar untuk bersama-sama maju bersama Semen Andalas,” tutup Aidil Azwani.[]




















