UPA Bahasa ISBI Aceh dan UPT Bahasa Universitas Syiah Kuala Tandatangani IA, Perkuat Layanan Bahasa dan Tes Kemampuan Bahasa Asing

KABARDAILY.COM – ISBI Aceh | Unit Penunjang Akademik (UPA) Bahasa Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bahasa Universitas Syiah Kuala resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Implementation Agreement (IA) pada Rabu, 23 September 2026.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengembangan layanan kebahasaan di lingkungan perguruan tinggi, khususnya dalam peningkatan mutu pembelajaran bahasa asing, pengembangan layanan tes kemampuan bahasa, serta penguatan kompetensi sivitas akademika dalam menghadapi kebutuhan akademik dan profesional di tingkat nasional maupun internasional.

Penandatanganan IA tersebut dilakukan oleh Kepala UPA Bahasa ISBI Aceh, Leini Nadira Rambe, S.Pd., M.Hum. bersama Kepala UPT Bahasa Universitas Syiah Kuala, Dr. Kismullah, S.Pd., M.App.Ling., serta disaksikan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kewirausahaan ISBI Aceh, Dr. Ratri Candrasari, M.Pd.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas layanan bahasa melalui kolaborasi antarlembaga dalam bidang pembelajaran, pengembangan program kebahasaan, serta peningkatan kualitas layanan akademik bagi mahasiswa dan sivitas akademika.

“Semoga kolaborasi IA antara dua unit penunjang ini menjadi sinergi yang membuka kerja sama-kerja sama baru, tidak hanya dalam layanan bahasa Inggris, tetapi juga pengembangan layanan bahasa lainnya seperti bahasa Mandarin dan bahasa Aceh. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan semakin banyak program kebahasaan yang dapat dikembangkan untuk mendukung peningkatan kompetensi sivitas akademika serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam pelaksanaan Tri Dharma,” ujar Dr. Ratri Candrasari, M.Pd. selaku Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kewirausahaan ISBI Aceh.

Dr. Kismullah, S.Pd., M.App.Ling., Kepala UPT Bahasa Universitas Syiah Kuala, menyampaikan bahwa kolaborasi antarunit bahasa perguruan tinggi merupakan langkah penting dalam membangun ekosistem pembelajaran bahasa yang kuat dan berkelanjutan.

“Kolaborasi antarunit bahasa perguruan tinggi seperti ini sangat penting. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri dalam membangun ekosistem pembelajaran bahasa yang kuat. Dengan saling berbagi pengalaman, sumber daya, dan praktik baik, UPT Bahasa USK dan UPA Bahasa ISBI Aceh dapat tumbuh bersama dalam memberikan layanan terbaik bagi mahasiswa,” ujar Dr. Kismullah.

Dalam rangka implementasi kerja sama tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan penguatan materi TOEFL ITP dan Strategi Sukses Menghadapi TOEFL ITP Berbasis Komputer yang disampaikan oleh Dr. Kismullah, S.Pd., M.App.Ling., Kepala UPT Bahasa Universitas Syiah Kuala.

“TOEFL ITP berbasis komputer bukan hanya menguji kemampuan bahasa Inggris, tetapi juga kesiapan peserta dalam menghadapi format dan ritme tes. Banyak peserta sebenarnya memiliki kemampuan yang baik, tetapi skor yang diperoleh belum optimal karena belum terbiasa dengan tampilan layar, pengaturan waktu, dan pola soal. Karena itu, strategi dan latihan yang terarah menjadi kunci,” jelas Dr. Kismullah.

Selain penguatan materi kebahasaan, peserta juga mendapatkan wawasan dan motivasi melalui sesi “Menggapai Dunia dengan TOEFL” yang disampaikan oleh Abdullah Syahira Antoni, S.Pd., M.THEM., LPDP Awardee – University of Queensland, Australia, Alumni USK.

Sementara itu, Kepala UPA Bahasa ISBI Aceh, Leini Nadira Rambe, S.Pd., M.Hum. menambahkan, “Kegiatan hari ini memperlihatkan bahwa mahasiswa dan sivitas akademika ISBI Aceh memiliki motivasi yang tinggi untuk meningkatkan kompetensi bahasa asing. Kemampuan ini menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas akademik, pengembangan diri, serta kesiapan mereka menghadapi tantangan di dunia internasional.”
Setelah rangkaian kegiatan penguatan materi, peserta mengikuti pelaksanaan tes kemampuan bahasa asing yang bertempat di Smart Classroom dan Laboratorium UPA TIK Lantai 1 ISBI Aceh.

“Penandatanganan IA hari ini adalah awal, bukan akhir dari kolaborasi. UPT Bahasa Universitas Syiah Kuala berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dengan ISBI Aceh, baik melalui pelatihan dan penyelenggaraan tes kemampuan bahasa, penguatan kapasitas pengelola unit bahasa, maupun pengembangan berbagai program kebahasaan lainnya ke depan,” ujar Dr. Kismullah.

“Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi contoh sinergi antarperguruan tinggi di Aceh sehingga semakin banyak mahasiswa Aceh yang memiliki kesiapan untuk bersaing dan berkiprah di tingkat nasional maupun internasional,” tutupnya.

Melalui penandatanganan IA ini, UPA Bahasa ISBI Aceh dan UPT Bahasa Universitas Syiah Kuala berharap dapat terus memperkuat sinergi dalam pengembangan layanan bahasa, peningkatan mutu akademik, serta mendukung visi perguruan tinggi dalam membangun jejaring kerja sama yang produktif dan berkelanjutan.