Marwan Raih Suara Terbanyak, Tiga Nama Melaju dalam Pemilihan Rektor ISBI Aceh

KABARDAILY.COM – Dr. Ir. Marwan, S.Si., M.T. memperoleh suara terbanyak dalam penyaringan calon Rektor Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh periode 2026-2030.

Dalam pemungutan suara yang dilakukan Senat ISBI Aceh, Senin (21/9), Dr. Marwan meraih delapan suara dari anggota Senat.
Hasil tersebut sekaligus mengantarkan Dr. Marwan bersama dua kandidat lainnya ke tahapan pemilihan berikutnya. Dr. Effendi Hasan, M.A. dan Dr. Mhd. Ikhsan Sulaiman, S.TP., M.Sc. masing-masing memperoleh dua suara. Sedangkan Dr. Ir. Tarmizi, S.T., M.Sc. mengantongi satu suara.

FB IMG 1790036965154

Pemungutan suara berlangsung setelah keempat bakal calon menyampaikan visi, misi dan program kerja dalam Sidang Senat Terbuka di Auditorium Kampus Utama ISBI Aceh.

Forum tersebut menjadi kesempatan bagi para kandidat untuk menyampaikan gagasan mereka mengenai arah pengembangan kampus seni dan budaya tersebut dalam empat tahun mendatang.

Selain anggota Senat, kegiatan itu turut mendapat perhatian dari sivitas akademika ISBI Aceh. Sesi dialog yang dimoderatori Al-Munzir, S.Pd.I., M.Si. berlangsung dinamis dengan sejumlah pertanyaan yang diberikan kepada para kandidat. Masing-masing calon mendapat kesempatan memberikan penjelasan atas gagasan dan program yang ditawarkan.

Ketua Senat ISBI Aceh, Nandra Akbar Manalu, S.Pd., M.Sn., membuka sidang yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan kandidat. Setelah agenda terbuka berakhir, Senat memasuki rapat tertutup untuk menentukan tiga nama yang akan melanjutkan proses pemilihan.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor ISBI Aceh, Saniman Andi Kafri, M.Sn., menyebut tahapan penyaringan berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. “Alhamdulillah, seluruh rangkaian penyaringan berjalan lancar dan transparan.

Kami berterima kasih kepada seluruh anggota Senat, sivitas akademika, panitia, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan dalam pelaksanaan tahapan ini,” ujar Saniman.

Tiga nama yang telah ditetapkan Senat selanjutnya akan dikirim ke kementerian. Mereka akan menjalani tahapan wawancara langsung sebagai bagian dari proses pemilihan Rektor ISBI Aceh periode 2026-2030.

Pada tahap akhir, penentuan rektor akan menggunakan komposisi suara Senat sebesar 65 persen dan suara Menteri sebesar 35 persen. Dengan demikian, hasil penyaringan di tingkat Senat menjadi salah satu bagian dari keseluruhan mekanisme pemilihan yang masih harus dilalui sebelum rektor definitif ditetapkan.

Saniman mengatakan panitia akan terus mengawal tahapan berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku. “Setelah ini kami akan melanjutkan proses sesuai jadwal dan mekanisme yang telah ditetapkan. Harapan kami, seluruh tahapan berikutnya juga dapat berjalan dengan baik sampai proses pemilihan selesai,” tutupnya.