Kunjungan Donor Bersama Plan Indonesia ke Bireuen Tinjau Dampak Bantuan Pascabencana

KABARDAILY.COM –  Yayasan Plan Internasional Indonesia (Plan Indonesia) bersama mitra donor melaksanakan kunjungan lapangan ke Kabupaten Bireuen, Aceh, guna meninjau langsung dampak program bantuan kemanusiaan yang telah diimplementasikan pascabencana di wilayah tersebut.

Rangkaian kunjungan diawali dengan pertemuan bersama masyarakat di Desa Lueng Danuen. Dalam kesempatan itu, tim Plan Indonesia dan mitra donor berdiskusi langsung dengan para penerima manfaat program bantuan yang meliputi pembersihan sumur, distribusi paket kesehatan menstruasi, serta program kesehatan masyarakat.

Melalui sesi diskusi yang berlangsung hangat, masyarakat menyampaikan berbagai manfaat yang telah mereka rasakan. Akses air bersih melalui program pembersihan sumur serta dukungan kesehatan reproduksi bagi perempuan dan remaja putri melalui paket kesehatan menstruasi dinilai memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga.

Kemudian dilanjutkan ke SD Negeri 2 Peusangan Siblah Krueng. Di lokasi tersebut, tim Plan Indonesia bersama mitra donor meninjau kondisi anak-anak dan para guru pascabencana, sekaligus melihat langsung manfaat program dukungan psikososial dan distribusi perlengkapan sekolah yang telah diberikan.

IProgram Director, Yayasan Plan Internasional Indonesia, Ida Ngurah mengatakan bahwa program dukungan psikososial dinilai membantu anak-anak memulihkan kondisi psikologis mereka setelah terdampak bencana. Sementara itu, distribusi perlengkapan sekolah turut mendukung keberlangsungan proses belajar mengajar. Keceriaan anak-anak dan semangat para guru menjadi gambaran nyata bahwa intervensi yang tepat sasaran mampu memulihkan harapan di tengah situasi darurat.

Kegiatan kunjungan ditutup dengan pertemuan bersama delapan mitra lokal yang terdiri dari unsur pemerintah daerah dan komunitas setempat. Pertemuan tersebut menjadi ruang koordinasi dan konsolidasi untuk memastikan keberlanjutan program, sekaligus menyerap masukan dari para pihak yang bekerja langsung di lapangan.

Hingga saat ini, Plan Indonesia bersama mitra donor telah menjangkau 15 kabupaten/kota di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Cakupan program tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau seluruh penyintas bencana tanpa terkecuali, ” sebut Ida Ngurah”.

“Kunjungan ini bukan sekadar monitoring, tetapi juga kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung suara masyarakat dan anak-anak yang menjadi pusat dari seluruh upaya kami. Kami bangga dapat bermitra dengan donor yang memiliki visi yang sama, yakni memastikan setiap anak berhak mendapatkan perlindungan, pendidikan, dan pemulihan yang bermartabat, bahkan di tengah krisis,” ujar Ida Ngurah.

Ia menambahkan, Plan Indonesia akan terus memperkuat sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan guna memastikan dampak program yang berkelanjutan bagi masyarakat yang paling membutuhkan.

Yayasan Plan Internasional Indonesia Plan Indonesia merupakan organisasi kemanusiaan dan pembangunan yang berfokus pada pemenuhan kesetaraan bagi perempuan dan anak. Dalam situasi bencana dan kedaruratan, organisasi ini memberikan respons kemanusiaan yang mencakup layanan air bersih dan sanitasi, kesehatan, perlindungan anak, pendidikan dalam kondisi darurat, hingga dukungan psikososial. Dengan pengalaman lebih dari dua dekade di Indonesia, Plan Indonesia berkomitmen menghadirkan perubahan nyata bagi anak-anak dan komunitas rentan. (AK99)