KABARDAILY.COM,Jakarta – Program Studi Desain Interior Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh melaksanakan kegiatan benchmarking ke Program Studi Desain Interior Institut Kesenian Jakarta (IKJ) pada hari kamis 2 April 2026 Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan kualitas akademik, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri dan budaya.
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Koordinator Program Studi Desain Interior ISBI Aceh, Ar.Zuhrahmi DE ST,.MT bersama tim dosen. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) IKJ, Dr. Adlien Fadlia, S.Sn., M.Ds, beserta jajaran dosen Prodi Desain Interior di kampus IKJ, Jakarta.
Dalam sambutannya, Dr. Adlien Fadlia, S.Sn., M.Ds menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh ISBI Aceh dalam membangun jejaring akademik antar perguruan tinggi seni di Indonesia. Ia menekankan pentingnya kolaborasi sebagai kunci dalam menghadapi dinamika dunia pendidikan dan industri kreatif saat ini.
“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bagian dari upaya bersama untuk saling belajar dan berbagi praktik terbaik. Kolaborasi antar institusi menjadi sangat penting untuk memperkuat kualitas lulusan, khususnya dalam bidang desain interior yang terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman,” ujarnya.
Diskusi yang berlangsung mencakup berbagai aspek strategis, seperti pengembangan kurikulum berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), metode pembelajaran studio, integrasi teknologi dalam desain interior, hingga peluang kolaborasi riset dan pertukaran mahasiswa.
Koordinator Prodi Desain Interior ISBI Aceh, Zuhrahmi DE menyampaikan bahwa kegiatan benchmarking ini menjadi langkah penting dalam memperkuat posisi Prodi Desain Interior ISBI Aceh sebagai institusi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. “Kami ingin belajar dari praktik baik yang telah diterapkan oleh IKJ, sekaligus menjajaki peluang kerja sama yang berkelanjutan, baik dalam bidang akademik, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor ISBI Aceh, Prof. Wildan, turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari strategi institusi dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi seni di Aceh.
“Kegiatan benchmarking ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kualitas akademik dan tata kelola program studi. Kami mendorong setiap program studi di lingkungan ISBI Aceh untuk aktif membangun kolaborasi dengan institusi unggulan di tingkat nasional, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga memiliki karakter dan identitas budaya yang kuat,” ungkapnya.
Selain diskusi formal, kegiatan juga diisi dengan peninjauan fasilitas studio, laboratorium, serta ruang-ruang pembelajaran yang mendukung proses kreatif mahasiswa di IKJ. Hal ini memberikan wawasan langsung terkait standar sarana dan prasarana pendidikan desain interior yang unggul.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara kedua institusi dalam mendorong pengembangan pendidikan desain interior di Indonesia, khususnya dalam mengangkat nilai-nilai lokal sebagai identitas desain yang berdaya saing global.
Kegiatan benchmarking ini menjadi bagian dari komitmen Prodi Desain Interior ISBI Aceh dalam terus berinovasi dan meningkatkan mutu pendidikan, demi mencetak lulusan yang kreatif, profesional, dan berkarakter.




















