Wakili Aceh ke Tingkat Nasional, Perpustakaan Gampong Lueng Daneun Raih Dukungan Penuh Bunda Literasi Bireuen

BIREUEN,KABARDAILY.COM – Bunda Literasi Kabupaten Bireuen, Ny. Sadriah Mukhlis, memberikan dukungan penuh kepada Perpustakaan Gampong Lueng Daneun, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, yang akan mewakili Aceh dalam lomba perpustakaan desa tingkat nasional tahun 2025.

​Dukungan tersebut ditegaskan dalam sebuah pertemuan di Pendopo Bupati Bireuen, Rabu sore (13/8/2025). Perpustakaan Lueng Daneun berhak melaju ke tingkat nasional setelah sebelumnya berhasil meraih juara pertama dalam ajang serupa di tingkat Provinsi Aceh.

​“Perlombaan ini bukan hanya soal prestasi, tetapi juga ajang untuk menunjukkan bahwa Bireuen memiliki gampong yang aktif membangun budaya literasi. Kami akan mendukung penuh agar Perpustakaan Lueng Daneun dapat tampil maksimal,” ujar Ny. Sadriah Mukhlis.

​Ia juga menegaskan kesiapannya untuk membantu percepatan program yang telah dirancang, baik melalui dukungan moril maupun fasilitasi pemenuhan sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

​Pertemuan strategis ini turut dihadiri oleh relawan sekaligus aktivis literasi Bireuen, Mukhlis Aminullah, SE, MM; tokoh muda Peusangan, Munawir, ST; dan Sekretaris Gampong Lueng Daneun, Safrizal.

​Dalam diskusi, Mukhlis Aminullah memaparkan sejumlah poin penting yang harus dipersiapkan untuk menghadapi penilaian lomba.

“Persiapan meliputi kelengkapan administrasi, penguatan program literasi yang sudah berjalan, hingga pemenuhan fasilitas yang sesuai standar nasional,” paparnya.

​Munawir, mewakili tokoh pemuda, mengucapkan terima kasih atas perhatian Bunda Literasi. Ia berharap dukungan ini dapat menjadi pelecut semangat untuk mengharumkan nama Bireuen dan Aceh di kancah nasional.

​”Dukungan ini sangat berarti bagi kami di gampong. Mudah-mudahan kita bisa meraih juara nantinya,” ujar Munawir penuh harap.

​Perpustakaan Gampong Lueng Daneun dikenal sebagai salah satu pusat literasi gampong paling aktif di Bireuen. Berbagai program kreatif telah digagas, seperti pojok baca anak, kelas menulis, hingga kegiatan inovatif “Gaca Go To Village” yang mengajak warga dari gampong tetangga untuk membudayakan membaca.

​Keberhasilan ini merupakan buah kolaborasi solid antara relawan, pemerintah gampong, pemuda, TP PKK, masyarakat, pihak kecamatan, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bireuen serta dukungan media massa. (Rusdi)