Aceh Besar,kabardaily.com –
Universitas Terbuka (UT) Provinsi Aceh melakukan Penandatanganan Kerjasama (PKS) dengan Disdikbud Aceh Besar dalam rangka Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Fasilitas Pembelajaran, Minggu (25/9/2022) di SMAN Darul Imarah, Aceh Besar.
Kegiatan PKS tersebut dilakukan dalam rangkaian Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) dan Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) Tahun 2022.
Direktur UT Banda Aceh. Drs. Edy Syarif.M.Pd dalam sambutannya mengatakan UT merupakan perguruan tinggi negeri ke-45 di Indonesia yang diresmikan langsung oleh Presiden. “Kala itu pada 38 yang lalu diresmikan oleh Presiden Soeharto, “terang Edy Syarif.
Saat ini total 3450 mahasiswa se-Aceh sedangkan untuk Aceh Besar sebanyak 230 mahasiswa.
Untuk itu kata Direktur UT Aceh ini mengharapkan semakin banyak lagi masyarakat Aceh Besar yang kuliah di UT, karena kuliah di UT itu mudah tidak mengganggu aktifitas sehari-hari. “Kuliah di UT adalah kuliah yang mudah juga bagi pekerja, “tambahnya.
“Dengan kerjasama dengan Disdikbud Aceh Besar ini semakin banyak lagi guru, tenaga pendidik dan siswa Aceh Besar kuliah di UT serta banyak hal yang bisa dilakukan yang saling sinergi antara kedua belah pihak, “tambahnya.
Edy Syarif juga menyampaikan jumlah alumni sampai saat ini sebanyak 2 juta orang se-Indonesia dan luar negeri, sedangkan alumni dari Aceh sebanyak 1778 orang.
Sementara itu Plt Kadisdikbud Aceh Besar, Agus Jumaidi MPd mengapresiasi dan menyambut baik PKS antara UT Aceh dan Disdikbud.
“Aceh Besar yang mempunyai daerah yang sangat luas, tentunya kerjasama ini merupakan hal yang sangat penting dan strategis, “katanya.
“Kehadiran UT sangat membantu Disdikbud dalam mendorong kualitas mutu pendidikan Aceh Besar, “sebutnya.
Menurutnya apalagi Aceh Besar ada daerah-daerah yang terluar seperti Pulo Aceh, Lamteuba perlu support lebih untuk peningkatan kualitas mutu pendidikan di kawasan tersebut.
“Kita mengharapkan implementasi dari PKS ini dapat diwujudkan sehingga peningkatan mutu pendidikan dapat lebih cepat tercapai, “pungkas Agus Jumaidi.[]




















