KABARDAILY.COM,BANDA ACEH – SMA Negeri 9 Banda Aceh terus memperkuat kualitas pendidikan melalui peningkatan kompetensi guru dan penguatan jejaring kerja sama dengan perguruan tinggi.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Dimensi Profil Lulusan dalam Pembelajaran Mendalam yang berlangsung 8-10 September 2026 di aula SMAN 9 Banda Aceh.
Kegiatan ini diikuti para guru SMAN 9 Banda Aceh dengan fokus meningkatkan kapasitas pendidik dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan.
Melalui bimtek tersebut, para guru mendapatkan pemahaman lebih mendalam mengenai pengembangan dimensi profil lulusan yang terintegrasi dalam proses pembelajaran.
Materi yang diberikan tidak hanya menekankan penguasaan pengetahuan, tetapi juga bagaimana pembelajaran dapat membentuk karakter dan mengembangkan kompetensi murid. Selain itu kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, serta keterampilan lainnya yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan masa depan.
Kepala SMAN 9 Banda Aceh, Zulfikar, SE., M.Si., Rabu (9/9/2026) mengatakan peningkatan kompetensi guru merupakan bagian penting dari upaya sekolah meningkatkan mutu pendidikan.
Menurutnya, guru dituntut untuk terus mengembangkan kemampuan dan menyesuaikan diri dengan perubahan kebijakan pendidikan maupun kebutuhan peserta didik.
“Guru tidak cukup hanya menguasai materi pelajaran. Guru juga harus mampu menciptakan proses pembelajaran yang membuat murid berpikir, berkolaborasi, berkomunikasi, memiliki karakter dan mampu menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Zulfikar.
Ia berharap, melalui kegiatan bimtek tersebut, para guru dapat mengimplementasikan konsep pembelajaran mendalam dalam kegiatan belajar mengajar di kelas.
“Kami ingin pembelajaran di SMAN 9 Banda Aceh semakin bermakna, berkesadaran dan menggembirakan. Karena itu, apa yang diperoleh guru dalam bimtek ini jangan berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi harus diterapkan dalam proses pembelajaran sehari-hari,” ujarnya.
*Jalin Kerja Sama dengan USK dan UIN Ar-Raniry*
Selain pelaksanaan bimtek, SMAN 9 Banda Aceh juga memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Departemen Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala (FKIP USK) dan Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry.
Penandatanganan MoU tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kerja sama di bidang pendidikan. Utamanya dalam peningkatan kompetensi pendidik, pengembangan pembelajaran, pendampingan dan pelaksanaan berbagai program pendidikan yang inovatif dan berkelanjutan.
“Kolaborasi dengan perguruan tinggi sangat penting bagi sekolah. Ini langkah strategis bagi sekolah dalam memperluas jejaring sekaligus membuka ruang kolaborasi untuk meningkatkan kualitas guru dan siswa,” katanya.
Zulfikar menegaskan, peningkatan kualitas guru dan penguatan kerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan merupakan bagian dari komitmen SMAN 9 Banda Aceh untuk terus melakukan pembenahan.
“Semakin banyak pihak yang dapat kita ajak berkolaborasi, semakin banyak pula peluang bagi sekolah untuk menghadirkan inovasi dan pengembangan pendidikan. Target akhirnya tentu bagaimana kita mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kompetensi dan kesiapan menghadapi masa depan,” pungkasnya.




















