Sekda Aceh Besar Buka Pelatihan Literasi dan Numerasi Jenjang SD dan SMP Tingkat Kabupaten

KOTA JANTHO,KABARDAILY.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Besar, Bahrul Jamil, S.Sos, M.Si, membuka secara resmi Pelatihan Literasi dan Numerasi Jenjang SD dan SMP Tingkat Kabupaten Aceh Besar yang berlangsung di Aula Gedung Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Aceh, Gampong Siron, Kecamatan Sukamakmur, Senin (6/10/2025).

Dalam sambutannya, Sekda Aceh Besar menyampaikan bahwa penguatan literasi dan numerasi memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak didik sejak dini. Menurutnya, kemampuan literasi tidak hanya sekadar membaca dan menulis, tetapi juga membentuk pola pikir dan sikap anak terhadap lingkungannya.

“Pembentukan karakter itu ada di jenjang sekolah dasar. Maka mulai sekarang secara perlahan kita harus menanamkan literasi kepada anak didik. Di tangan para guru lah masa depan dan karakter anak-anak kita dibentuk,” ujar Bahrul Jamil.

Ia menambahkan, guru memiliki peran yang sangat besar dalam mengarahkan kemampuan dasar peserta didik agar mampu berpikir kritis, kreatif, dan komunikatif. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi guru dalam bidang literasi dan numerasi menjadi kunci untuk melahirkan generasi cerdas dan berkarakter.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Besar, Dr. Agus Jumaidi, S.Pd, M.Pd, dalam laporannya mengatakan bahwa kondisi literasi di Aceh Besar saat ini masih perlu perhatian serius. Untuk itu, pelatihan ini diharapkan menjadi momentum evaluasi bersama bagi para pendidik agar lebih memahami pentingnya literasi dalam proses belajar mengajar.

“Hari ini, literasi kita masih sangat lemah. Maka harus ada aksi nyata untuk meningkatkannya. Pelatihan ini adalah bagian dari evaluasi bagi kita semua agar lebih memahami apa itu literasi, bagaimana cara menumbuhkan minat baca dan menulis pada anak didik. Semua itu sangat bergantung pada guru,” ungkap Agus.

Ia menegaskan bahwa para guru yang telah mendapatkan penghargaan dari negara melalui gaji dan tunjangan sertifikasi memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan pendidikan yang berkualitas bagi anak didik.

Kegiatan pelatihan tersebut akan berlangsung selama enam hari, mulai tanggal 6 hingga 11 Oktober 2025. Untuk angkatan pertama diikuti oleh 80 guru kelas SD, dengan narasumber Putra Jaya dan Ma’aruf. Pada angkatan kedua akan diikuti oleh 76 peserta, dan angkatan ketiga diikuti oleh 40 guru dari jenjang SMP.

Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan para guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran berbasis literasi dan numerasi, sehingga dapat diterapkan secara efektif di sekolah masing-masing demi mewujudkan pendidikan Aceh Besar yang unggul dan berdaya saing.