Bireuen,kabardaily.com – Sate Apaleh, yang menjadi salah satu ikon kuliner di Gandapura, Kabupaten Bireuen, masih menjadi favorit warga. Pantauan media ini di Keude Geurugok, Selasa malam (25/4/2023) semua kedai yang menyediakan Sate Apaleh dipenuhi pecinta kuliner, yang datang bersama keluarga.
Mereka bukan hanya warga lokal, Bireuen, tapi juga datang dari berbagai Kabupaten/Kota lainnya di Aceh, bahkan ada dari Medan menuju ke Banda Aceh, dan sebaliknya, sengaja mampir di Gandapura untuk menikmati sate khas ini.
Terlihat tempat parkir tidak bisa mengakomodir sejumlah kenderaan pengunjung, dan terpaksa harus parkir di pinggir jalan negara dan area Masjid Taqwa Gandapura. Kondisi ini juga membuat jalan negara sepanjang dari Cot Puuk ke Krueng Mane, Aceh Utara menjadi macet.
Membludaknya pengunjung, diperkirakan karena masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri. Banyak warga yang menggunakan kesempatan mudik atau masa libur Lebaran, untuk merasakan nikmatnya Sate Apaleh.
Monica, seorang warga Medan yang pulang kampung bersama keluarga besar suaminya yang asli Aceh, kepada media ini menyampaikan, bersyukur bisa menikmati sate ini, walaupun harus antri agak lama untuk mendapatkan hidangan. Tapi tidak mengurangi keinginannya.
“Kami, kalau pulang ke Aceh, pasti dan wajib mampir kesini. Sate Apaleh sangat terkenal bagi warga Medan, bahkan” katanya bersemangat.
Sate Apaleh, mulai terkenal pada medio 2012. Apaleh adalah singkatan atau panggilan singkat dari owner sate ini yaitu Apa Saleh (Paman Saleh- bahasa Aceh untuk Muhammad Saleh).
Sebenarnya Muhammad Saleh, telah merintis usaha satenya, puluhan tahun lalu. Dulu, ia hanya mempunyai sebuah rak sate kecil, menumpang pada warung kopi orang lain. Seiring perjalanan waktu, usaha ini terus berkembang dan kian ramai.
Setelah penataan Keude Geurugok pada tahun 2013, Sate Apaleh kian diminati dan kian terkenal. Saat ini, omzetnya bisa ratusan juta per hari. Dan telah menampung puluhan tenaga kerja.
Muhammad Saleh bahkan mengelolanya dengan profesional, termasuk memakai jasa tenaga accounting. Dan yang terpenting adalah Sate Apaleh telah menjadi ikon kuliner bagi Kabupaten Bireuen. (Mukhlis Aminullah)




















