KABARDAILY.COM,Takengon — Kabar bahagia datang dari sastrawan nasional asal Aceh, LK Ara. Putri bungsunya, Ani, buah hati dari pasangan LK Ara dan Ine Hidayah, direncanakan akan melangsungkan pernikahan pada 2 Juni 2026 di Kampung Kala Nareh, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah.
Hal tersebut disampaikan LK Ara kepada media ini di Takengon, Kamis (14/5/2026). Menurutnya rangkaian prosesi pernikahan akan dikemas dengan nuansa adat dan budaya Gayo yang kental. Pada siang hari, keluarga akan menghadirkan hiburan musik untuk menyambut para tamu undangan dan kerabat yang datang dari berbagai daerah.
“Insya Allah acara akan berlangsung sederhana namun penuh kekeluargaan dan nuansa budaya Gayo,” ujar LK Ara.
Sementara pada malam harinya, masyarakat akan disuguhkan pertunjukan Didong Jalu, seni tradisional khas Gayo yang memadukan sastra, syair, irama, serta adu kreativitas antar kelompok didong.
Kehadiran Didong Jalu dalam acara tersebut diharapkan menjadi ajang silaturahmi budaya sekaligus ungkapan rasa syukur keluarga besar atas berlangsungnya pernikahan putri bungsu mereka.
Keluarga besar juga berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar, penuh keberkahan, dan menjadi momen kebahagiaan bersama bagi keluarga, sahabat, serta masyarakat sekitar.
LK Ara merupakan sastrawan nasional asal Aceh yang dikenal aktif dalam dunia sastra, budaya, dan literasi Indonesia. Ia banyak menulis puisi, esai, serta karya kebudayaan yang mengangkat nilai-nilai tradisi Aceh dan kehidupan masyarakat lokal.
Dalam perjalanan kariernya, LK Ara lama bermukim dan berkiprah di ibu kota Jakarta. Ia juga pernah bekerja di Balai Pustaka dan aktif dalam berbagai kegiatan sastra nasional.
Selain dikenal sebagai penulis, LK Ara juga terlibat dalam berbagai forum sastra dan kebudayaan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kiprahnya dalam memperkenalkan khazanah budaya Aceh menjadikan namanya dikenal luas di kalangan sastrawan Indonesia.
Memasuki usia senja, saat ini LK Ara bersama keluarganya menetap di Simpang Kelaping, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah. Dari daerah berhawa sejuk tersebut, ia tetap aktif berkarya dan menjaga semangat pelestarian budaya Aceh dan Gayo. (MA)




















